Polisi Selidiki Ratusan KIS Warga Surabaya yang Berserakan di Sungai Blitar

   •    Selasa, 25 Jul 2017 20:29 WIB
kartu indonesia sehat
Polisi Selidiki Ratusan KIS Warga Surabaya yang Berserakan di Sungai Blitar
Ilustrasi Kartu Indonesia Sehat. Foto: MI/Benny Bastiandy

Metrotvnews.com, Blitar: Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur, menyelidiki identitas sejumlah warga Surabaya yang tertera di Kartu Indonesia Sehat (KIS), pascatemuan 144 KIS di tepi sungai Kabupaten Blitar.

"Tim Polres Blitar berangkat ke Surabaya untuk melakukan penyelidikan terhadap orang-orang yang namanya ada ada pada kartu KIS itu," kata Kepala Polres Blitar AKBP Slamet Waloya di Blitar, Selasa 25 Juli 2017.

Ia mengatakan, polisi ke Surabaya, untuk memastikan apakah warga yang terdata di KIS itu sudah menerima kartu itu atau belum.

Di KIS tersebut, mayoritas identitasnya warga Surabaya, sehingga tim dari Polres Blitar melakukan penelusuran lebih lanjut.

Aparat Polres Blitar juga masih menunggu keterangan jasa pengiriman terkait dengan penemuan KIS yang ditemukan tergeletak berserakan di tepi sungai Desa Gandusari, Kabupaten Blitar.

"Kami masih menunggu konfirmasi dan proses pencocokan data. Kami sudah koordinasi dengan jasa pengiriman," katanya.

Ia menambahkan, polisi masih menunggu kepastian dari jasa pengiriman bersangkutan. Polisi juga mendalami apakah ada unsur kesengajaan ataukah tidak, sehingga kartu yang seharusnya untuk warga Surabaya, ternyata di Blitar, bahkan ditemukan tergeletak begitu saja di tepi sungai.

Polres Blitar juga menunggu koordinasi lebih lanjut dengan BPJS Kesehatan Surabaya, untuk kepastian data peserta BPJS. Sambil menunggu informasi lebih lanjut, penyelidikan juga terus dilakukan.

"Kami masih menunggu, saat ini masih proses mencocokkan datanya. Jadi, tunggu cek dari mereka. Hingga saat ini pun, kartu juga masih di polres," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Blitar, juga melakukan penelitian terkait dengan keaslian kartu BPJS dengan alamat warga Surabaya, yang ditemukan tergeletak berserakan di tepi sungai Desa Gandusari, Kabupaten Blitar, tersebut.

Koordinator BPJS Kesehatan Wilayah Blitar Emi Widayanti mengatakan, untuk memastikan keaslian identitas peserta BPJS Kesehatan, harus dicocokkan nomor serta data bersangkutan lewat dalam jaringan. Namun, ia menyebut secara sepintas kartu itu asli.

"Melihatnya harus pakai alat dan kebetulan kami belum membawa. Namun, sepintas asli," kata Emi.

Polres Blitar, menyita 144 KIS yang ditemukan di Desa/Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

KIS itu ditemukan pertama kali oleh Kasih Indrawati (34), warga Dusun Rejosari, Desa/Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Yang bersangkutan awalnya hendak pergi ke sungai di dekat rumahnya da melihat ada bungkusan plastik yang ternyata berisi KIS.
Temuan kartu itu juga diposting di jejaring sosial Facebook. (Antara)


(ALB)