Nursilan Bukan Satu-satunya Masalah Pendidikan di Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Sabtu, 12 Aug 2017 17:31 WIB
pendidikan
Nursilan Bukan Satu-satunya Masalah Pendidikan di Sidoarjo
Nursilan mendapatkan bimbingan khusus di hari pertamanya masuk SD di Sidoarjo, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Nursilan, bocah yang putus sekolah, bukan satu-satunya masalah pendidikan yang terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Tapi masalah itu menjadi cermin kondisi pendidikan dan kemiskinan di kabupaten berjuluk Kota Delta itu.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Sidoarjo Sulamul Hadi Nurmawan saat ditemui Metrotvnews.com, Jumat 11 Agustus 2017. Namun demikian, pria yang akrab disapa Gus Wawan itu turut bersuka cita lantaran bocah berusia 12 tahun itu kini bisa kembali ke bangku sekolah.

Baca: Nursilan Semringah Bisa Kembali Bersekolah dan Dapat Sepeda

"Terus terang kami apresiasi langkah eksekutif dalam menyelesaikan problem anak putus sekolah. Dan ini patut menjadi contoh untuk menjadi lebih baik lagi," ungkap Gus Wawan.

Sebenarnya, kata Gus Iwan, banyak masalah di balik cerita Nursilan. Satu di antaranya koordinasi perangkat RT, RW, Desa, hingga Kecamatan tak berjalan maksimal. Seharusnya, Nursilan tak harus berlama-lama putus sekolah. 

"Seharusnya bisa segera diatasi bila perangkat mampu melakukan pendataan dengan baik, tidak akan terjadi seperti itu," lanjut Gus Wawan.

Bukan hanya pendidikan, Sidoarjo mengalami masalah kemiskinan, kesehatan, dam pembangunan. Masalah-masalah itu harusnya bisa diatasi bila koordinasi pemerintah berjalan maksimal.

Belajar dari kasus Nursilan, kata Gus Wawan, DPRD bakal membahas cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. Sehingga program pembangunan infrastruktur dan warga dapat terpenuhi maksimal.

"Begitu wewenang diberikan kepada desa, maka tidak menutup kemungkinan punishment juga ikut diberlakukan," tegasnya.

"Sekarang ini sistem pemerintahan sudah maksimal. Jangan sampai gara-gara hal semcaam ini menjadi buruk. Sistem' itu tidak hanya bicara soal anggaran, kebijakan dan pengawasan juga termasuk didalamnya," tandasnya. 



(RRN)