Total 165 Kios di Pasar kertosono Terbakar

Antara    •    Senin, 02 Oct 2017 10:42 WIB
kebakaran
Total 165 Kios di Pasar kertosono Terbakar
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Nganjuk: Sebanyak 165 bangunan atau kios di Pasar Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur ludes terbakar. Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, masih berupaya menghitung kerugian akibat kebakaran Minggu malam 1 Oktober.

"Kerugian sementara belum, yang jelas jumlah bangunan atau di kios itu kurang lebih ada 165 dan itu habis terbakar," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Nganjuk Agus Irianto di Nganjuk, Senin.

Ia mengatakan, tim saat ini juga melakukan rapat sebagai tindak lanjut dari penanganan musibah kebakaran. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh bupati setempat, sebagai upaya melakukan rencana penataan kembali pasar.

"Pagi ini akan diadakan rapat sebagai tindak lanjut pascakebakaran dan dipimpin bupati dengan dinas terkait untuk merencanakan penataan kembali kios dan pasar yang nanti tidak berakibat lumpuhnya pasar tradisional itu," katanya.

Ia mengatakan keberadaan pasar itu memang penting. Pasar itu satu-satunya pasar tradisional di Kabupaten Nganjuk sebelah timur. Bahkan, para pembeli bukan hanya warga Kabupaten Nganjuk melainkan warga kabupaten sekitar, seperti Jombang.

Untuk perbaikan sarana prasarana, ia mengatakan belum ada keputusan pasti apakah akan dibangun dengan memanfaatkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk atau mengajukan ke pusat.

Ia hanya menegaskan saat ini berbagai masalah teknis masih dibahas di rapat yang dilakukan di kantor kecamatan tersebut. Pemerintah juga menegaskan secepatnya membuat keputusan sehingga para pedagang tidak kebingungan berjualan di tempat sementara.

Pasar itu, kata dia, memang pasar lama dan pemerintah berencana melakukan perbaikan. Namun, apakah sudah ada anggaran atau belum, saat ini informasi belum diterimanya dengan pasti.

"Kalau renovasi pasar itu sebelumnya belum ada informasi, tapi yang jelas pasar itu memang pasar lama, bangunan lama yang memang ke depan akan dilakukan perbaikan sarana dan prasarana. Tapi yang jelas, pasar itu satu-satunya pasar di bagian timur Nganjuk dan bisa dijangkau warga kabupaten lain. Warga Jombang juga belanja di situ," katanya.

Ia juga mengatakan saat ini api sudah berhasil dijinakkan. Api mulai terlihat membakar kios bangunan pasar sejak jam 21.30 WIB dan terus membesar. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 05.30 WIB. Petugas kesulitan memadamkan, sebab kobaran api besar.

Untuk memadamkan api, bukan hanya dari mobil PMK Kabupaten Nganjuk, tetapi juga PMK dari Kabupaten Jombang, PG Lestari Nganjuk, dan sejumlah bantuan lainnya.

Saat ini, mobil pemadam masih di lokasi untuk pendinginan pasar, sebab dimungkinkan masih ada bara api di lokasi kebakaran tersebut.

"Api sekitar jam 05.30 WIB berhasil terkendali, tapi belum padam, masih ada rasa was-was, jadi upaya berikutnya dengan pendinginan," kata Agus.



(ALB)