Dua Nelayan Kecelakaan Laut, Satu Hilang

Rahmatullah    •    Jumat, 01 Dec 2017 11:47 WIB
nelayan tenggelam
Dua Nelayan Kecelakaan Laut, Satu Hilang
Proses evakuasi jasad Horri - Foto Istimewa

Sumenep: Fathor, 35, nelayan asal Desa Longos, Kecamatan Gapura, Sumenep Jawa Timur, hingga kini belum ditemukan. Dia mengalami kecelakaan laut bersama temannya Horri, 25, di sekitar perairan Pelabuhan Bintaro desa setempat, pada Kamis kemarin 30 November 2017. Belum diketahui pasti apakah perahu mesin kedua nelayan yang sedang mencari rajungan itu dihantam gelombang atau angin kencang.

"Kalau jasad Horri sudah ditemukan kemarin sore. Di tubuhnya tidak ada tanda-tanda kekerasan. Sementara Fathor belum ditemukan. Nelayan tersebut berangkat melaut sejak pukul dua siang kemarin," tutur Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Jumat 1 Desember 2017.

Menurut Suwardi, jasad Horri ditemukan pertama kali oleh nelayan lain. Ketika hendak berangkat mencari rajungan, nelayan tersebut menemukan sebuah perahu mesin terapung. Di sekitar perahu tersebut terdapat sesosok mayat mengambang.

"Kami akan membantu mencari korban lain," ujar Suwardi.

Kepastian Horri tidak sendirian melaut berdasarkan keterangan keluarga saat jasadnya tiba di rumah duka. Suwardi mengungkapkan bahwa keluarga menyebut Horri pamitan mencari rajungan bersama Fathor. Mendengar penuturan keluarga Horri, masyarakat langsung. kembali lagi ke laut untuk mencari Fathor. Tapi hasilnya nihil.

Sementara seorang saksi, Suparto, mengaku langsung menyeret perahu mesin yang terapung ke tepi pantai. Saat itu, dia bersama seorang teman. Setelah tiba di tepi, Suparto tidak buang-buang waktu untuk memberitahukan hal itu kepada warga dan perangkat desa. Warga pun berbondong-bondong untuk menepikan jasad Horri.

"Warga beramai-ramai mengantar korban ke rumah duka," tutur dia.



(ALB)