Sebagian Warga Sumenep Mengungsi

Rahmatullah    •    Senin, 24 Dec 2018 18:33 WIB
gelombang tinggi
Sebagian Warga Sumenep Mengungsi
Warga memperbaiki rumah setelah ombak menerjang Desa Pakandangan Barat, Sumenep, Senin, 24 Desember 2018, Medcom.id - Rahmat

Sumenep: Warga Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Sumenep, Jawa Timur, mengungsi ke rumah kerabat yang jauh dari bibir pantai. Mereka khawatir ombak besar kembali terjadi dan mengancam keselamatan. 

Awalnya sekitar 100 warga yang mengungsi. Tapi kini sebagian sudah kembali ke rumah.

"Rata-rata yang mengungsi perempuan. Sekitar 100 orang," kata warga, Asadi, Senin, 24 Desember 2018.

Baca: Puluhan Bangunan di Sumenep Rusak Dihantam Ombak

Sebagian warga sudah kembali ke rumah. Ada juga yang hanya melihat rumah sebentar, lalu kembali mengungsi. 

Asadi berharap tidak terjadi lagi ombak besar. Dia juga berharap pemerintah membangun tangkis laut. Sebab tangkis laut yang sudah hancur itu merupakan hasil pembangunan warga secara swadaya.

Dia menuturkan belum pernah terjadi ombak setinggi 5 meter seperti sekarang. Bahkan air laut sampai ke dararatan hingga jarak 200 meter dari bibir pantai. Ia pun berharap ombak akan tetap tenang.

"Masyarakat trauma. Tapi kami berharap tidak terjadi lagi," ujarnya.

Meski dihantui was-was, ia masih beryukur tidak ada korban jiwa. Ia berharap tidak sampai terjadi tsunami seperti di daerah lain.

Warga lain, Sa'ad, menuturkan air laut masuk ke dalam kamar saat kejadian. Katanya, warga yang panik langsung keluar karena khawatir terjadi hal tidak diinginkan. 

"Ada rumah yang fondasinya rusak. Ada juga dindingnya rusak. Tapi yang penting orangnya tidak apa-apa," jelasnya.

Dia mengaku menata lagi batu material tangkis laut bersama warga lain. Ia yakin tangkis laut akan semakin rusak bila tidak segera diperbaiki.



(RRN)