Dana untuk Rehabilitasi Rumah di Sumenep Rp2,6 M

Rahmatullah    •    Selasa, 01 May 2018 15:07 WIB
perumahan
Dana untuk Rehabilitasi Rumah di Sumenep Rp2,6 M
Ilustrasi renovasi rumah, Medcom.id - M Rizal

Sumenep: Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelontorkan dana Rp2,6 miliar untuk merehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Tahun ini, sebanyak 177 rumah yang menjadi sasaran program. Semua penerima merupakan masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin.

"Pemkab Sumenep memprioritaskan bantuan sosial rumah tidak layak huni, karena rumah layak merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa ditawar," kata Bupati Sumenep, A  Busyro Karim, usai memberikan bantuan secara simbolis kepada penerima di Pendopo Agung Sumenep, Senin, 30 April 2018.

Selain RTLH, Busyro menjelaskan pemkab juga mengucurkan dana Rp1,8 miliar untuk bedah 124 rumah. Semua penerima bantuan, baik RTLH dan bedah rumah, bakal mendapatkan bantuan sebesar Rp15 juta yang akan ditransfer langsung ke rekening penerima.

Busyro menyebut salah satu hak dasar rakyat adalah bertempat tinggal dan menghuni lingkungan hidup yang baik dan sehat. Sebab itu, pemerintah mengucurkan dana tersebut, meski sebenarnya pemenuhan kebutuhan rumah itu masih jauh dari harapan.

Ia pun mengatakan bahwa rumah tidak hanya tempat berteduh semata. Ia menganggap rumah merupakan tempat interaksi sosial dalam keluarga.

Sebab itu, dia berharap bantuan tersebut akan meningkatkan perekonomian, produktivitas, dan menjadi sarana menggali potensi setiap masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga angka kemiskinan terus ditekan dengan sendirinya.

"Saya perintahkan para camat untuk memantau dan melaporkan kegiatan, mulai dari pencairan hingga pelaksanaan. Jangan sampai ada pemotongan sekecil apa pun," tegasnya.

Busyro juga berharap kerja sama baik dari penerima bantuan, sehingga realisasi program tersebut sukses tanpa kendala apa pun. Sebab saat program tersebut sukses dikerjakan, maka yang akan senang merupakan penerima bantuan sebagai sasaran manfaat.

 


(RRN)