Bila UN Dimoratorium, Alokasi Anggaran Pendidikan juga Berubah

Amaluddin, Syaikhul Hadi    •    Selasa, 29 Nov 2016 20:06 WIB
pendidikan
Bila UN Dimoratorium, Alokasi Anggaran Pendidikan juga Berubah
Suasana UNBK di sebuah sekolah di Surabaya, MTVN - Amaluddin

Metotvnews.com, Surabaya: Anggaran pelaksanaan ujian sekolah (US) tingkat SD/MI bakal beralih ke SMA/SMK. Itu bisa saja terjadi bila pemerintah benar-benar menghentikan pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur Saiful Rachman di Surabaya, Selasa 29 November. Saiful mengaku APBD Jatim 2017 mengalokasikan Rp9 miliar untuk pelaksanaan ujian SD/MI di provinsi tersebut.

Sedangkan pelaksanaan UN SMP dan SMA/SMK masih mendapat kucuran dana dari pusat. Bila moratorium berlaku, pemerintah provinsi harus menyediakan anggaran untuk pelaksanaan ujian sekolah di SMA/SMK.   

"Anggaran untuk US SD dan MI saja masih kurang. Sementara itu, Pemprov harus menyediakan anggaran kurang lebih Rp25 miliar untuk pelaksanaan US SMA/SMK," kata Saiful di Surabaya, Selasa (29/11/2016).

Anggaran itu digunakan untuk mencetak dan mendistribusi naskah, mencetak ijazah, memindai jawaban, hingga pengawasan. 

"Tapi kalau memang menjadi kebijakan, ya siap tak siap, Pemprov harus mengikutinya," ujar Saiful.

Bukan Sistem Coba-coba

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap pemerintah pusat menyediakan kebijakan sistem pendidikan yang cocok pada anak didik. Sebab, pendidikan anak bukanlah untuk coba-coba. Sistemnya pun tidak boleh hanya coba-coba.

Menurut Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin, ia masih menunggu kejelasan soal moratorium UN. Apapun hasilnya, Nur meminta kebijakan itu mementingkan pendidikan untuk anak-anak.

Nur mengomentari sistem pendidikan yang kerap berubah setiap kali Menteri Pendidikan berganti. Padahal pendidikan dan anak-anak bukan hal yang sepele.

"Menteri berganti, kurikulum berganti. Yang jelas daerah hanya mengikuti dan menginginkan yang terbaik buat masa depan bangsa," ungkap Nur.

Sidoarjo, lanjut Nur, menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sejak tahun lalu. Bila UN dihentikan, maka pelaksanaan UNBK juga bakal terpengaruh.



(RRN)