Tersangka Korupsi APBDes 2016 Jadi Tahanan Kota

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 22 Sep 2017 15:02 WIB
kasus korupsi
Tersangka Korupsi APBDes 2016 Jadi Tahanan Kota
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Tersangka dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016 kini bisa menghirup udara bebas. Status Kepala Desa Glagah Arum Kusmiyanto, 52, dialihkan penyidik Kejari Sidoarjo dari tahanan lapas menjadi tahanan kota.

"Statusnya dialihkan menjadi tahanan kota sekitar sepekan lalu," kata Kasie Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sidoarjo Adi Harsanto di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat 22 September 2017.

Menurut Adi, pengalihan status tahanan itu berdasarkan beberapa pertimbangan yang sebelumnya diajukan oleh pihak bersangkutan. Salah satunya, riwayat sakit yang membutuhkan perawatan khusus.

"Dia memiliki riwayat sakit jantung dan harus dirawat secara khusus," ujarnya.

Selain itu, lanjut Adi, tersangka dinilai kooperatif selama penyidikan kasus dugaan korupsi APBDes 2016. Bahkan, Kusmiyanto sudah mengembalikan kerugian negara senilai Rp225 juta.

(Baca: Kepala Desa Ditahan Diduga Korupsi ADD 2016)

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sidoarjo menangkap Kusmiyanto terkait dugaan kasus korupsi Alokasi Dana Desa sebesar Rp225 juta di 2016 pada 28 Agustus 2017. Sedianya, Kusmiyanto menggunakan uang itu untuk kepentingan operasional desa.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 2 ayat 2 Jo pasal 18 UU tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.


(NIN)