Dewan Temukan Kejanggalan di Kolam Renang Stadion Kanjuruhan

Fajar Agastya    •    Rabu, 07 Sep 2016 16:02 WIB
kecelakaan kerja
Dewan Temukan Kejanggalan di Kolam Renang Stadion Kanjuruhan
Anggota DPRD Kabupaten Malang memantau lokasi pengerjaan kolam renang di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan seorang pekerja, Metrotv - Fajar Agastya

Metrotvnewnews.com, Malang: Peristiwa besi rangka atap kolam renang di kompleks Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menarik perhatian DPRD setempat. Pasalnya, proyek pembangunan fasilitas olahraga itu bernilai Rp7,6 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Unggul Nugroho mendatangi kolam renang Stadion Kanjuruhan, Rabu 7 September. Garis polisi membentang di sekitar lokasi proyek pembangunan kolam renang.


(Rangka atap kolam renang di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang ambruk dan menewaskan seorang pekerja, Metrotv - Fajar Agastya)

Aktivitas pengerjaan proyek berhenti. Tak ada pekerja di sekitar lokasi.

Unggul mengaku menemukan kejanggalan di lokasi proyek. Yaitu pelaksana proyek mengabaikan prosedur keamanan pekerja. Sehingga peristiwa rangka atap kolam ambruk kemarin sore, memakan korban.

"Saya lihat tidak ada keselamatan bekerja yang memadai di proyek ini. Yang pasti, kurang perangkat keselamatan mengakibatkan kecelakaan fatal," kata Unggul di Stadion Kanjuruhan.

Unggul mengatakan akan menyampaikan hasil inspeksinya ke DPRD Kabupaten Malang. Ia juga akan meminta pertanggungjawaban pemenang lelang dan pengelola proyek terkait peristiwa tersebut.

Berita rangka atap kolam renang Stadion Kanjuruhan ambruk dan menewaskan pekerja dapat dilihat di:


Kemarin siang, atap proyek kolam renang mendadak ambruk. Seorang pekerja tewas dan lima lainnya luka berat. Peristiwa itu terjadi saat para pekerja tengah mengerjakan proyek pembangunan Stadion Kanjuruhan.


(RRN)