2,2 Juta Orang di Jawa Timur Belum Rekam Data e-KTP

Amaluddin    •    Rabu, 07 Sep 2016 18:25 WIB
e-ktp
2,2 Juta Orang di Jawa Timur Belum Rekam Data e-KTP
Ilustrasi--Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta melayani pembuatan e-KTP di mobil pelayanan keliling (Foto: MI/Arya Manggala)

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur kekurangan blangko pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Akibatnya, sebanyak 2,2 juta warga Jawa Timur belum merekam data e-KTP.
 
Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur Sukardo mengatakan, sebesar 9 persen dari total 31 juta penduduk Jatim belum mengantongi e-KTP. Menurut dia, blangko e-KTP habis sejak dua bulan terakhir. 

"Harusnya pemerintah pusat memudahkan kita yang di daerah. Enggak usah pelit-pelit lah memberikan blangko," kata Sukardo dikonfirmasi, Rabu (7/9/2016).
 
Meski kekurangan blangko, Disdukcapil di daerah Jatim terus melakukan perekaman data e-KTP. Bahkan, perwakilan Disdukcapil di daerah langsung mendatangi Kementerian Dalam Negeri untuk mengambil blangko e-KTP. Sayang, ketersediaan blangko e-KTP di Kemendagri sangat terbatas.
 
"Saat ini jumlah warga di Indonesia yang belum melakukan perekaman e-KTP sekitar 2,2 juta jiwa. Sementara jumlah blangko yang disiapkan pusat hanya sekitar 4.400 blangko. Artinya, jumlah blangko yang ada jauh dari harapan," ujar dia.
 
Sukardo berharap pemerintah pusat memperpanjang proses perekaman data e-KTP hingga pertengahan 2017. Sukardo pesimis proses perekaman data e-KTP bisa rampung sesuai target Kemendagri yakni 30 September 2016. "Sepertinya agak susah untuk selesai pada 30 September ini, sebab terkendala blangko dari pusat. Meski begitu, proses perekaman e-KTP terus berjalan," pungkas dia.



(TTD)