Belum jadi Peserta Pemilu, PSI Pasang Target Perolehan Suara

Amaluddin    •    Minggu, 09 Oct 2016 17:47 WIB
Belum jadi Peserta Pemilu, PSI Pasang Target Perolehan Suara
Jajaran pengurus DPW PSI Jawa Timur usai menggelar tasyakuran atas lolosnya PSI sebagai parpol di kantor DPW PSI Jatim, Jalan Gayungan PTT, Surabaya, Minggu (9/10/2016). (MTVN/Amal)

Metrotvnews.com, Surabaya: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah dinyatakan lolos verifikasi badan hukum oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Partai pimpinan Grace Natalie ini masih harus melewati verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum untuk menjadi peserta Pemilu 2019. 

Meski begitu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI Jawa Timur, Shobikin, telah berani menaruh target perolehan suara. Dia juga optimistis partainya bisa bersaing dengan parpol lama.

"Kini PSI bisa bersaing dengan partai-partai lama yang ada di Indonesia. Kami ucapkan rasa syukur atas lolosnya PSI sebagai partai politik ini," ujar Shobikin, usai menggelar tasyakuran atas lolosnya PSI sebagai parpol di kantor DPW PSI Jatim, Jalan Gayungan PTT, Surabaya, Minggu (9/10/2016).

Menurut Shobikin, ada beberapa faktor berdirinya PSI. Di antaranya, ingin mengubah pola pikir masyarakat terhadap parpol yang mulai redup. Juga, ingin merangkul masyarakat, khususnya pemuda-pemudi untuk regenerasi bangsa.

Baca: PSI Lolos Seleksi Badan Hukum di Kemekumham

"PSI ada karena ingin memberikan alternatif kepada masyarakat. Pada prinsipnya, PSI semata-mata untuk Indonesia yang lebih baik. Maka itu PSI didirikan sejak dua tahun lalu atau 2014 silam," katanya.

Pada Pemilu 2019 nanti, lanjut dia, PSI menarget perolehan tujuh persen suara secara nasional. Sedangkan untuk Jatim, PSI menarget delapan persen.

"Jumlah pemilih pemula di Indonesia saat ini cukup besar, kalau kita mau menggarap serius, saya kira PSI bisa mencapai target," tandasnya.

Terbitnya status badan hukum dari Kemenkumham ditegaskan Menkumham Yasonna H Laoly. "Yang daftar baru lima parpol, yang lolos cuma satu, PSI, itu partai anak-anak muda," kata Yasonna di Gedung Kemenkumham Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Selain PSI, ada empat parpol baru yang juga mendaftar untuk mendapatkan status berbadan hukum. Yakni Partai Islam Damai Aman (Idaman), Partai Rakyat, Partai Rakyat Berdaulat (PRB), dan Partai Kerja Rakyat Indonesia (PKRI). Keempatnya gagal lolos verifikasi administrasi dan verifikasi faktual yang dilakukan Kementerian Hukum dan HAM.

Mendengar kabar baik tersebut, Ketua Umum PSI Grace Natalie di akun Twitter menulis 'Syukur kpd Tuhan, Sore ini @psi_id dinyatakan sbg satu2nya partai yg lolos verifikasi Kemenkumham #PSIsatu2nyaPartaiBaru #PSITerimaKasihMedia'.



Dengan berstatus badan hukum, PSI harus melalui satu tahapan lagi untuk dapat menjadi peserta Pemilu. Yakni verifikasi administratif dan faktual. Tahapan ini dilakukan oleh KPU pusat hingga kabupaten kota.

Hal itu merujuk UU 8/2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD, dan Peraturan KPU No 8/2012 sebagaimana diubah dalam Peraturan KPU No 12/2012 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten Kota.
(SAN)