Hindari PCC, Guru Diminta Awasi Jajanan di Sekolah

Aditya Mahatva Yodha    •    Selasa, 19 Sep 2017 17:40 WIB
Hindari PCC, Guru Diminta Awasi Jajanan di Sekolah
Ilustrasi obat, MTVN

Metrotvnews.com, Malang: Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, meminta guru mengawasi jajanan di sekitar sekolah. Tujuannya untuk menghindarkan pelajar mengonsumsi jajanan yang mengandung zat adiktif.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat mengatakan pengawasan diperlukan di sekitar sekolah dasar (SD) dan SMP. Keputusan itu disampaikan setelah puluhan pelajar hilang kesadaran dan menjalani perawatan lantaran mengonsumsi Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC). 

PCC merupakan obat dengan dampak melemaskan otot-otot yang menghambat rasa sakit. Efek sampingnya yaitu pengguna berhalusinasi. Bila dosisnya besar, penyalahgunaan obat dapat mengganggu syaraf otak.

"Selain mengawasi, kami meminta sekolah menyediakan kantin yang higienis," ujar Hidayat di Malang, Selasa 19 September 2017.

Dinkes juga berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menyosialisasikan dampah penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan. 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Abdurrachman, mengatakan PCC dilarang beredar sejak 2015. Hingga berita ini dimuat, kata Abdurrachman, Pemkab tak mendapatkan laporan peredaran PCC di Malang.
(RRN)