240 Ribu Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP

Amaluddin    •    Jumat, 02 Sep 2016 14:24 WIB
e-ktp
240 Ribu Warga Surabaya Belum Rekam e-KTP
Ilustrasi. Foto: Antara/Irwansyah

Metrotvnews.com, Surabaya: Jumlah warga Surabaya yang belum merekam kartu tanda penduduk elekronik (e-KTP) sampai saat ini sebanyak 240 ribu orang. Kini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya tengah mengebut pengerjaan perekaman sebelum tenggat 30 September.

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Suharto Wardoyo, mengatakan telah mengerahkan tim ke rumah-rumah warga, rumah lansia, dan rumah sakit bagi warga yang belum merekam e-KTP. Menurut dia, upaya jemput bola itu bertujuan mempercepat proses perekaman.

"Kami yakin proses perekaman e-KTP warga Surabaya selesai sebelum batas terakhir yang ditentukan pemerintah pusat," kata Suharto, dikonfirmasi Jumat (2/9/2016).

Suharto mengatakan, para petugas yang diterjunkan jemput bola ke lapangan sudah membawa peralatan lengkap perekaman e-KTP. Di antaranya komputer, alat perekaman iris mata, sidik jari, kamera, serta latar belakang untuk foto diri. 

"Kami berharap dengan jemput bola ini bisa mempercepat perekaman e-KTP, sehingga bisa selesai sesuai deadline 30 September," harapnya.

Hingga saat ini, warga Surabaya yang sudah memiliki e-KTP sekitar 1.875.581 orang dari jumlah penduduk Kota Surabaya yang wajib e-KTP, yakni 2.281.782 jiwa. Sedangkan warga Surabaya yang sudah merekam dan belum memiliki e-KTP sekitar 160 ribu orang. Sebanyak 240 ribu orang sisanya belum merekam e-KTP.

Hingga 1 Oktober, jika terdapat warga yang belum merekam tidak bisa dilayani oleh instansi pemerintah dan lembaga mana pun. Mereka akan kesulitan mengurus surat-surat dan syarat administrasi lainnya. Misalnya, tidak bisa mengurus kredit ke bank, membuat SIM, surat kelahiran, surat kematian, sertifikat tanah dan bangunan, boarding di pesawat, naik kereta api, maupun check in di hotel.


(UWA)