Industri Rumahan Rokok Digerebek, Pemilik Kabur

Syaikhul Hadi    •    Senin, 20 Mar 2017 19:03 WIB
rokok ilegal
Industri Rumahan Rokok Digerebek, Pemilik Kabur
Rilis hasil penggerebekan rokok ilegal di Mapolres Sidoarjo, Jatim, Senin, 20 Maret 2017. (Metrotvnews.com/Syaikhul Hadi)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Satreskrim Polresta Sidoarjo, Jawa Timur menggerebek industri rumahan rokok dengan pita cukai palsu di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Senin, 20 Maret 2017. Petugas hanya menangkap dua karyawan, ENA, 40, dan AM, 44. Pemilik pabrik sudah melarikan diri.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Manang Soebeti, penggerebekan dilakukan atas informasi masyarakat. "Yang bersangkutan tak bisa menunjukan Keterangan Nilai Pokok Barang Wajib Kena Cukai (NPBWKC)," kata Manang di Mapolresta Sidoarjo. 

Petugas menyita beberapa kardus rokok. Di antaranya, 8 bal rokok merek B mild, 2 bal rokok merk Grand Maxx Premium, dua kardus besar rokok batangan, dan satu bendel pita cukai palsu. 

"Sementara, pemilik industri rumahan berinisial BK, 30, melarikan diri," katanya. 

Berdasarkan keterangan sementara dua karyawan yang ditangkap, pabrik rumahan ini sudah berjalan satu tahun. Hasil produksi 10-15 bal per dua minggu dipasarkan ke berbagai daerah di Jawa dan Kalimantan. 

Satu bal berisi 10 kemasan besar. Sedangkan satu kemasan besar terdiri dari 10 bungkus. "Per bungkus hanya dijual Rp2.500," katanya. 

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 50 juncto Pasal 14, 55, 58 UU Nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai dengan ancaman lima tahun penjara.


(SAN)