Dua Truk di Jembatan Widang Dievakuasi

Amaluddin    •    Jumat, 20 Apr 2018 14:27 WIB
jembatan rubuh
Dua Truk di Jembatan Widang Dievakuasi
: Sejumlah pekerja memasang tali "crane" untuk mengangkatkan badan truk yang sudah dipotong di lokasi Jembatan Widang yang ambruk di Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur, Kamis (19/4).. ANTARA FOTO/Aguk Sudarmojo

Surabaya: Evakuasi bangkai truk yang tercebur di Sungai Bengawan Solo akibat ambruknya Jembatan Widang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, membuahkan hasil. Hingga saat ini, ada dua dari tiga truk telah berhasil dievakuasi.

"Satu truk yang belum dievakuasi," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, usai Apel 3 Pilar di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jumat, 20 April 2018.

Evakuasi dengan pengangkatan bangkai truk baru bisa dilakukan setelah petugas memotong-motong truk menjadi beberapa bagian. Setelah dipotong-potong, bangkai truk diangkat dengan menggunakan crane berkekuatan sekitar 25 ton.

Menurut Machfud, kedua truk tersebut dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Satu truk dipotong tiga bagian. "Kemudian bangkai kedua truk tersebut dibawa ke gudang Semen Gresik Tuban guna penyelidikan," kata Machfud.

Baca: H-10 Lebaran Jembatan Widang Sudah Bisa Dilalui

Bangkai truk memang harus segera dievakuasi. Sebab bila evakuasi tak kunjung selesai, lanjutnya, penyambungan jembatan tidak bisa segera dilakukan. 

"Kita kejar waktu agar jembatan bisa dilewati lagi sebelum momen mudik lebaran," katanya.

Jembatan Widang adalah jembatan yang melintas di atas sungai Bengan Solo, penghubung Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, dengan Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, ambruk sekitar pukul 10.45 WIB, pada Selasa, 17 April 2018.

Baca: Polri Selidiki Robohnya Jembatan Widang

Saat kejadian, ada 1 dum truk muat limbah smelter, 2 truk muat pasir, dan 1 unit kendaraan roda sedang melintas di jembatan kembar tersebut. Akibatnya, satu orang tewas setelah terjebak di dalam truk yang ikut terjun ke Sungai Bengawan Solo.

Jembatan itu merupakan akses utama penghubung Kabupaten Tuban dan Lamongan. Saat ini, para pengguna jalan harus memutar melalui jalur Brondong Pantura jika ingin ke Tuban atau sebaliknya ke Lamongan.


(ALB)