BPJS Bayar Tunggakan Tagihan di Jatim

Amaluddin    •    Kamis, 04 Oct 2018 18:38 WIB
bpjs kesehatan
BPJS Bayar Tunggakan Tagihan di Jatim
Ilustrasi. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra.

Surabaya: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Jawa Timur membayar tunggakan klaim ke sejumlah rumah sakit di Jatim sebanyak Rp640 miliar. Anggaran sebanyak itu didapat dari suntikan sebesar Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Pemerintah melalui Kemenkeu telah menggelontorkan dana untuk bayar tunggakan fasilitas kesehatan di Jatim sebanyak Rp640 miliar," kata Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kanwil Jatim, Handaryo, saat dikonfirmasi, Kamis, 4 Oktober 2018.

Meski demikian, lanjut Handaryo, dana ratusan miliar sudah habis dan belum cukup untuk membayar tunggakan di rumah sakit di Jatim. Maka untuk mengatasi tunggakan itu, kata Handaryo, BPJS Jatim memakai dana talangan dengan bersinergi antara bank. 

"Kami (BPJS Jatim, red.) masih punya tunggakan terhadap sejumlah fasilitas kesehatan di Jatim, sampai jatuh tempo 30 September kemarin mencapai sekitar Rp724 miliar," katanya.

Namun, Handaryo tidak bisa merinci dana Rp640 miliar telah tersalurkan ke berapa rumah sakit di Jatim. Menurut dia, dana tersebut digelontorkan ke masing-masing cabang BPJS di Kabupaten/Kota di Jatim. 

"Yang jelas ke beberapa rumah sakit karena saya baginya percabang, bukan ke rumah sakit. Jadi ketika Kemenkeu menggelontorkan Rp640 miliar untuk BPJS Jatim, dalam waktu dua hari sudah habis," katanya.

Handaryo pun tidak bisa menarget kapan kekurangan tunggakan itu bisa dilunasi. Pihaknya mengaku hanya bisa menunggu dana dari pusat. "Kami tidak berani menargetkan kapan bisa dilunasi. Karena kami disini bukan pemegang dana, jadi hanya menunggu droping dari pusat. Kalau sudah di droping kewajiban kami segera menyalurkan dana tunggakan itu," katanya.

Jumlah peserta BPJS Kesehatan di Jatim mencapai sekitar 23.887.271 jiwa atau sekitar 58,28 persen dari total jumlah penduduk Provinsi Jawa Timur sebanyak 40.986.394 jiwa. Sementara itu, sebanyak 754.774 orang atau 33 persen dari total peserta 3.388.788 merupakan peserta yang menunggak pembayaran iuran BPJS mencapai Rp394 miliar.



(ALB)