Pemkot Surabaya Kebut Pemulihan Jalan Gubeng

Amaluddin    •    Rabu, 19 Dec 2018 18:43 WIB
Jalan Gubeng Ambles
Pemkot Surabaya Kebut Pemulihan Jalan Gubeng
Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana (baju putih) usai menggelar pertemuan dengan tim ahli ITS Mudji Irmawan Arkani (baju biru) di Balai Kota Surabaya. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya mengebut memulihkan Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur beserta utilitasnya yang ada di lokasi. Jalan Gubeng diketahui ambles dengan kedalaman sekitar 30 meter dan lebar 8 meter, pada tanggal 18 Desember 2018

"Target pemulihannya secepatnya," kata Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, Rabu, 19 Desember 2018. 

Bagi Pemkot Surabaya, lanjut dia, yang paling penting adalah memulihkan Jalan Raya Gubeng beserta utilitasnya yang ada di lokasi. Tujuannya, supaya jalan itu bisa kembali normal dan bisa difungsikan kembali. "Target pemulihannya secepatnya," kata Wisnu.

Ia juga menjelaskan, mengenai anggaran dan sebagainya, ia mengaku akan melaporkan terlebih dahulu kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sehingga nanti arahannya seperti apa akan dijalankan.

"Karena kita juga ada anggaran dana cadangan untuk bencana yang seperti ini, kalau itu bisa digunakan, maka kita akan gunakan, yang paling penting itu pulih dulu, perkara lain-lain itu urusan belakang,” kata dia.

Wisnu juga memastikan bahwa sejauh ini semua perizinannya mulai awal hingga saat ini sudah dipenuhi semuanya dan tidak ada pelanggaran. Sebab, tim Pemkot Surabaya sudah mengecek dan semuanya benar. 

“Kalau semua perizinannya semuanya sudah benar dan sudah dipenuhi," kata Wisnu.

Sedangkan untuk rekayasa pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Gubeng sisi selatan yaitu arus lalu lintas dari Jalan Karimun Jawa di alihkan ke Jalan Raya Gubeng sisi utara, kemudian arus lalu lintas dari Jalan Kerta Jaya dan Jalan Sulawesi yang menuju ke Jalan Raya Gubeng di alihkan lurus lewat Jalan Ngagel dan Jalan Pandegiling, selanjutnya untuk arus lalu lintas dari Jalan Pandegiling ke arah Jalan Raya Gubeng di alihkan ke Jalan Ngagel.

Akibat amblesnya Jalan Raya Gubeng ini, juga dilakukan 4 titik penutupan jalan yaitu, traffic light Jalan Ngagel-Sulawesi, Jalan Raya Gubeng sisi selatan, Jalan Raya Gubeng sisi utara, dan Jalan Sumbawa.

Wisnu juga menegaskan, penyebab amblesnya tanah di Jalan Gubeng masih diselidiki tim ahli Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan tim Labfor Polri.

"Pemkot Surabaya sudah menunjuk tim untuk melakukan penelitian bersama tim Labfor Polri, sehingga kesimpulannya nanti dari mereka,” kata Wisnu.



(ALB)