TS Bunuh Doni karena Rp200 Ribu

Daviq Umar Al Faruq    •    Rabu, 09 May 2018 15:25 WIB
pembunuhan
TS Bunuh Doni karena Rp200 Ribu
Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri saat memimpin gelar perkara di Polres Malang Kota, Rabu 9 Mei 2018.

Malang: TS, kuli bangunan, ditangkap usai membunuh temannya, Doni Suprayitno. Dia sakit hati karena terus-menerus ditagih utang sebesar Rp200 ribu.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, mayat Doni ditemukan warga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sukun, Kota Malang pada Selasa, 1 Mei 2018, sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelum ditemukan tak bernyawa korban diketahui bertemu TS. 

"Saat diperiksa, pelaku mengaku membunuh pada Senin, 30 April 2018," kata Asfuri, Rabu 9 Mei 2018.

Asfuri menambahkan, TS memang merencanakan pembunuhan itu. "Dia jengkel terus ditagih utang. Apalagi ada tambahan Rp50 ribu," jelas Asfuri.

TS membunuh korban dengan cara memberikan ramuan yang mematikan. Tersangka berdalih ramuan tersebut berasal dari kacang arab dan mampu menjadi obat dari segala penyakit.

"Pelaku bilang itu dari kacang arab, jadi korban mau meminumnya. Padahal bukan dari kacang arab. Setelah minum ramuan tersebut, korban merasa pusing. Bukannya ditolong, korban malah disuruh minum lagi," bebernya.

Saat korban tak sadarkan diri, pelaku malah meninggalkan korban di TPU Sukun hingga tewas. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.


(ALB)