BI Siapkan 14 Mobil Kas Keliling untuk Penukaran Uang Baru

Daviq Umar Al Faruq    •    Senin, 28 May 2018 14:11 WIB
Ramadan 2018
BI Siapkan 14 Mobil Kas Keliling untuk Penukaran Uang Baru
Kegiatan Gelar Aksi Benang Emas (Bersama Melayani Penukaran Uang Kepada Masyarakat) 2018 Perbankan Jatim Katesaā€¯ di halaman Kantor Perwakilan BI Malang, Senin 28 Mei 2018.

Malang: Bank Indonesia (BI) Malang menyiapkan 14 mobil kas keliling untuk melayani penukaran uang baru pada periode bulan Ramadan dan Idulfitri 2018. Stok uang baru yang disediakan setiap mobilnya sebesar Rp 740 juta per hari.

Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Dudi Herawadi mengatakan kegiatan kas keliling ini menggunakan satu mobil milik BI dan 13 mobil milik Bank umum.

"Satu hari dibagi dua rombongan. Rombongan pelayanan pagi, dan rombongan pelayanan sore," katanya di halaman Kantor Perwakilan BI Malang, Senin 28 Mei 2018.

Dudi mengaku BI Malang telah bekerjasama dengan perbankan baik Bank umum dan BPR untuk melayani penukaran uang pecahan kecil di pusat keramaian maupun di kantor bank yang telah bekerjasama dengan BI.

"BI akan melayani penukaran uang serentak melalui 74 titik outlet Bank Umum dan 46 titik outlet BPR di wilayah kerja Bank Indonesia Malang mulai tanggal hari ini (28 Mei 2018) hingga 8 Juni 2018," bebernya.

BI Malang sendiri juga menyiapkan uang kartal sebanyak Rp 3,9 Triliun untuk membantu pihak perbankan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terkait uang pecahan tersebut. Dana itu disiapkan untuk penarikan secara tunai melalui kantor layanan maupun mesin ATM masing-masing perbankan, serta melalui pelayanan kas keliling kepada masyarakat.

"Kegiatan penukaran uang di kantor bank yang telah bekerjasama dengan BI dan melalui kegiatan kas keliling akan dilakukan pada hari kerja, untuk layanan perbankan disesuaikan dengan jam operasional dan ketentuan masing-masing bank," tuturnya.

Untuk penukaran uang melalui kas keliling di Kota Malang, akan dipusatkan di lapangan parkir GOR Gajayana (Mall Olympic Garden)  mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai serta di halaman Balai Kota Malang. 

Selain itu, layanan kas keliling juga akan dilakukan di beberapa lokasi lainnya seperti Kantor Pos Bangil Pasuruan, Kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen, dan beberapa lokasi pasar murah di wilayah Malang, Batu, dan Pasuruan.

Dudi menghimbau agar masyarakat menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi baik yang dilakukan oleh BI, perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk oleh BI. Hal ini untuk menghindari risiko uang palsu dan kemungkinan selisih. 

"BI juga menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan menggunakan uang. Selain itu, masyarakat  juga diminta untuk selalu cermat dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah," pungkasnya.
 


(ALB)