Disebut Paling Berpotensi Saingi Ahok, Risma: Saya Tak Minta Disurvei

Amaluddin    •    Jumat, 16 Sep 2016 15:49 WIB
pilgub dki 2017
Disebut Paling Berpotensi Saingi Ahok, Risma: Saya Tak Minta Disurvei
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: Antara/Didik Suhartono

Metrotvnews.com, Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merespon biasa saja atas hasil survei Poltracking Indonesia yang memposisikan dirinya sebagai sosok paling berpotensi melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di pemilihan kepala daerah DKI Jakarta pada 2017. 

"Survei apa? Wong saya tidak pernah minta disurvei," kata Risma, di Balai Kota Surabaya, Jumat (16/9/2016).

Risma mengaku tak mau ambil pusing dengan hasil survei itu. "Pilwali (Surabaya) saja dulu saya tidak memakai survei. Saya jadi wali kota tidak pernah minta survei," katanya saat dimintai pendapat mengenai survei itu. 

Poltracking Indonesia merilis popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas Risma di pilkada DKI. Hasilnya, Risma menjadi sosok paling berpeluang untuk menyaingi Ahok.

Survei yang diikuti 400 responden itu menempatkan Risma berada di posisi ketiga setelah Ahok dan Yusuf Mansur dalam hal popularitas dengan 72 persen. Ahok dan Yusuf masing-masing 92,56 persen dan 79,49 persen.

Untuk akseptabilitas, Risma dan Ahok sama-sama mendapatkan 64 persen. Dari sisi elektabilitas Ahok di urutan pertama dengan 40,77 persen. Dan Risma menempel di posisi dengan 13,85 persen.

Risma dinilai publik sebagai tokoh yang paling berpeluang menjadi penantang Ahok dalam pilkada DKI dengan persentase 38,46 persen dibandingkan tokoh lainnya. 

Jika Risma tidak berniat maju di pilkada DKI, maka posisi selanjutnya dipegang Sandiaga Uno (15,9 persen), Anies Baswedan (14,82 persen), dan Yusril Ihza Mahendra (10,77 persen).




(UWA)