Luka Bakar, 3 Petugas Pemadam di Toko Mebel Surabaya Dirawat

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 25 Aug 2016 15:31 WIB
kebakaran
Luka Bakar, 3 Petugas Pemadam di Toko Mebel Surabaya Dirawat
Salah satu petugas pemadam kebakaran yang mengalami luka bakar dievakuasi dari kompleks pertokoan di Jalan Gemblongan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu 24 Agustus 2016 (Foto: MTVN/MK Rosyid)

Metrotvnews.com, Surabaya: Tiga petugas Dinas Kebakaran Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur,  hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Mohammad Soewandhie, Surabaya. Mereka mengalami luka bakar saat memadamkan kebakaran di kompleks pertokoan di Jalan Gemblongan, Kota Surabaya, Rabu 24 Agustus kemarin.

Tiga juru padam itu yakni Khodari Aziz mengalami luka bakar di kaki, Nur Zainur Rohman luka bakar di kaki dan tangan, dan Hendra Aprilianto mengalami luka bakar di punggung.

"Kemarin api sangat besar. Apalagi yang terbakar ada aluminiumnya dan kaca," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Surabaya, Chandra Oratmangun, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/8/2016).

Baca: Kompleks Pertokoan Mebel Terbakar di Surabaya

Chandra mengatakan, tiga petugas pemadam itu bertugas di regu II pegirian atau juru padam. Anak buahnya itu sempat berteriak kepanasan saat memadamkan api di dalam toko mebel itu.

"Lalu disusul petugas lainnya dan dibawa keluar," kata dia.

Chandra menyebutkan, ada enam toko yang terbakar di Jalan Gemblongan, Surabaya. Sebanyak 20 unit mobil pemadam Dinas Kebakaran Pemerintah Kota Surabaya dibantu delapan mobil tanki air dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya. Api baru padam setelah dua jam kemudian.

"Ada enam toko yang terbakar. Ada toko mebel dan furnitur, ada juga toko kaca dan aluminium," tutur dia.

Kebakaran itu diduga disebabkan korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Kerugian material diduga mencapai miliaran rupiah.

"Para pemilik toko kami minta melapor ke Polresta Surabaya untuk didata lebih lanjut," pungkas dia.


(TTD)