9 Pendaki Gunung Kelud Berhasil Ditemukan

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 07 Nov 2017 08:42 WIB
gunung kelud
9 Pendaki Gunung Kelud Berhasil Ditemukan
Ilustrasi-- Area wisata Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur--Antara/Budi Candra Setya

Metrotvnews.com, Kediri: Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan sejumlah relawan berhasil menemukan sembilan pendaki yang sebelumnya dilaporkan terjebak di puncak Gunung Kelud. Sembilan pendaki dibawa turun lewat Kediri, Jawa Timur.

"Karena jaraknya yang lebih dekat," sebut Kepala BPBD Kabupaten Kediri Randy Agata, di Kediri, seperti melansir Antara, Selasa 7 November 2017.

Para korban berhasil ditemukan sekitar pukul 01.30 WIB di sekitar bukit Gajah Mungkur. Posisi saat ditemukan, mereka dalam kondisi lemah, karena medan yang cukup ekstrem serta cuaca yang tidak bersahabat. Tim membawa para pendaki tersebut turun dan sampai di Kabupaten Kediri sekitar pukul 05.00 WIB.

"Semuanya selamat tapi kondisi drop. Ini karena cuaca dan yang yang cukup ekstrem dan mereka sepertinya tidak berpengalaman dalam pendakian," ujar Randy.

Baca: Pendaki Gunung Marapi Ditemukan

Para pendaki itu, menurut dia, langsung mendapatkan perawatan dari tim medis yang sudah disediakan di lokasi puncak Gunung Kelud. Ada banyak mobil ambulans, sehingga saat mereka berhasil dibawa turun dari puncak langsung mendapatkan pemeriksaan awal kesehatan mereka.

Randy menambahkan, BPBD Kabupaten Kediri juga terlibat dalam pencarian sembilan pendaki yang dilaporkan terjebak di puncak Gunung Kelud tersebut.



Dalam pencarian itu, selain melibatkan tim dari BPBD Kabupaten Kediri, BPBD Kabupaten Blitar, juga Basarnas, polisi, TNI, dan relawan lainnya. Ada sekitar 50 orang yang terlibat pencarian dan dari jumlah itu ada sekitar 20 orang yang mendaki mencari para korban.

Namun, Randy tidak mengetahui dengan pasti motivasi para pendaki tersebut nekat untuk mendaki Gunung Kelud, terlebih lagi cuaca saat ini ekstrem. Hujan turun cukup deras beberapa waktu terakhir, sehingga jalan menjadi licin dan sangat berbahaya.

Meski demikian, dia sudah melarang adanya aktivitas pendakian di Gunung Kelud. Ia sudah meminta agar petugas juga teliti, jika ada orang yang mendaki untuk tidak diizinkan, sebab medan yang cukup berbahaya.

"Kalau dari Kediri, saat ini pendakian dilarang. Jadi, kami harapkan warga jangan nekat mendaki. Kondisi geografisnya ekstrem dan berbahaya. Tapi, yang para pendaki itu (Sembilan pendaki terjebak) mereka naiknya dari Blitar, jadi kami juga hanya bisa membantu melakukan pencarian," tutup Randy.

Sebelumnya, sembilan pendaki yang berusia remaja dilaporkan terjebak di puncak Gunung Kelud lewat jalur pendakian di Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, pada Senin 6 November 2017. Mereka diketahui mulai berangkat pukul 09.00 WIB dan sore harinya ada kerabat yang melapor ke polisi para pendaki butuh pertolongan.


(YDH)