Tersangka Pengunggah Ulang MCA Mengaku Emosi

Syaikhul Hadi    •    Senin, 05 Mar 2018 16:50 WIB
ujaran kebencian
Tersangka Pengunggah Ulang MCA Mengaku Emosi
Tersangka pengunggah ulang konten Muslim Cyber Army (MCA), Emir Rianto, 56. (Medcom/Syaikhul Hadi)

Sidoarjo: Tersangka pengunggah ulang konten Muslim Cyber Army (MCA), Emir Rianto, 56, mengatakan tak bermaksud menghina Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Emir menyebut hanya meneruskan konten yang didapat. 

"Tidak ada maksud lain. Saya hanya emosi saat beredar video yang mempertontonkan seseorang menginjak-injak Alquran," ujar Emir saat ditemui di kediamannya di Perumahan Deltasari Indah, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 5 Februari 2018.

Amir menuturkan, konten yang memajang foto Kapolri Tito didapat dari grup Facebook The Muslim Cyber Army pada November 2017. Dia terkejut, saat harus berhadapan dengan polisi lantaran mengunggah ulang.

Baca: Diduga Terhubung dengan MCA, Polres Sidoarjo & Bareskrim Polri Berkoodinasi

"Terus terang saya kaget. Kok tiba-tiba ada Polisi. Ternyata setelah diperiksa di Mapolres berkaitan dengan konten yang saya unggah 2017 lalu," jelasnya.

Emir siap mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia mengatakan akan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. 

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, mengatakan meski Emir tak ditahan, proses hukum tetap berjalan. Surat pemberitahuan dimulai penyidikan (SPDP) pun telah dibuat. 

"Tinggal kita serahkan berkasnya ke kejaksaan untuk dilakukan koreksi," kata Harris.

Baca: Unggah Ulang Konten MCA, Seorang Warga Sidoarjo Ditangkap


(LDS)