Jokowi: Indonesia Kurang Kru Film

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 29 Mar 2018 09:27 WIB
jokowifilmpresiden jokowi
Jokowi: Indonesia Kurang Kru Film
Presiden RI Joko Widodo usai menonton film Yowis Ben di Malang Town Square (Matos) Kota Malang, Rabu 28 Maret 2018.. (Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq,)

Malang: Presiden Joko Widodo mengungkapkan industri film Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang sangat baik. Namun, pertumbuhan itu tidak seiring dengan jumlah kru film yang dinilai masih kurang.

"Saya mendapatkan kabar bahwa pembuatan film ini kekurangan kru. Kru film kurang ini sesuatu yang bagus, harus kita isi kekurangan-kekurangan yang ada," katanya usai menonton film Yowis Ben di Cinemaxx Malang Town Square (Matos), Rabu 28 Maret 2018.

Presiden yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan, kurangnya kru film dapat membuka lapangan pekerjaan. Kekosongan itu harus segera diisi, salah satunya melalui tenaga terampil yang dihasilkan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Jurusan yang berkaitan dengan perfilman itu ada kurang lebih 120 SMK, tapi baru diperbaiki atau direvitalisasi 18 SMK. Perlu perbaikan sarana prasarana, meng-update guru-guru yang ada. Sehingga kekurangan kru di dalam perbuatan film betul-betul kita isi," ujarnya.

Untuk mempercepat revitalisasi SMK, Jokowi telah memerintahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, untuk segera menyelesaikannya.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara ini, antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Selain itu turut hadir pula beberapa pemeran film Yowis Ben, antara lain Bayu Skak, Brandon Salim, dan Devina Aureel.

Kehadiran Presiden yang akrab disapa Jokowi ini sempat membuat pengunjung mal heboh. Tak sedikit pengunjung yang berebut untuk bersalaman dan berswafoto dengan orang nomor satu di Indonesia ini sejak berada di pintu masuk mal hingga ke bioskop.


(LDS)