Taat Pribadi Juga Tipu Penasihat Hukumnya

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 20 Oct 2016 10:18 WIB
penipuan
Taat Pribadi Juga Tipu Penasihat Hukumnya
Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Jawa Timur. (Foto: MI/Abd. Syukur)

Metrotvnews.com, Surabaya: Penyidik Sub Direktorat (Subdit) Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Jatim kembali menerima laporan penipuan yang dilakukan Taat Pribadi. Korban Muhammad Ali, penasihat hukum Padepokan Dimas Kanjeng.

Sejak 2014 Muhammad Ali menjadi penasihat hukum Padepokan Dimas Kanjeng. Pada 2014, Taat Pribadi pernah minta pinjaman dana kepada korban sebesar Rp35 miliar. Tidak diketahui untuk keperluan apa dana itu akan digunakan.

"Saat pinjam uang itu, korban diberikan jaminan uang tiga koper oleh Taat Pribadi," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Surabaya, Rabu (19/10/2016).

Menurut Argo, di dalam tiga koper itu ada 118 bundel uang dalam bentuk pecahan dolar Amerika dan dolar Australia. Totalnya mencapai Rp65 miliar. Dua koper telah dibuka oleh pelapor, satu koper lagi boleh dibuka setelah mendapat izin dari Taat Pribadi.

"Uang dolar itu ada yang pecahan 1 dolar ada yang 100 dollar. Sebagian sudah dibelanjakan oleh pelapor," ujar Argo.

Argo menambahkan, terkait keaslian uang itu pihaknya masih belum bisa memastikan keaslian uang itu. asli apa palsu. Pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Bank Indonesia untuk mengecek keaslian uang tersebut.

"Nanti akan kami koordinasikan dulu dengan Bank Indonesia keaslian uang ini," jelasnya.


(MEL)