Gresik Tunggu Jawaban soal Penerbangan Tambahan ke Bawean

Amaluddin    •    Jumat, 21 Oct 2016 19:03 WIB
penerbangan
Gresik Tunggu Jawaban soal Penerbangan Tambahan ke Bawean
Pesawat mendarat di Lapangan Terbang Harun Thohir Pulau Bawean, Gresik, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur, mengusulkan penambahan jadwal penerbangan dar Bandara Harun Thohir Bawean ke Bandara International Juanda Surabaya menjadi tiga kali dalam sepekan. Sebab animo penumpang penerbangan perintis rute Bawean-Surabaya dan sebaliknya cukup tinggi.

"Usulan tiga kali penerbangan dalam sepekan itu sudah kami ajukan ke Dishub Jatim beberapa bulan lalu," kata Wakil Bupati Gresik, M. Qasim, kepada Metrotvnews.com, Jumat (21/10/2016).

Qasim mengatakan, pesawat perintis milik maskapai Airfast Indonesia yang beroperasi di Bawean saat ini hanya beroperasi dua kali dalam sepekan. Kapasitasnya hanya 15 penumpang untuk setiap kali penerbangan. Sementara animo masyarakat Bawean tinggi.

Menurut Qasim, calon penumpang yang ingin menggunakan jasa penerbangan harus memesan tiket pesawat satu hingga dua bulan sebelum penerbangan. Lantaran itu, jadwal penerbangan harus ditambah. 

"Tapi sampai saat ini kami belum mendapat jawaban dari Dishub Jatim. Mungkin Dishub Jatim masih menunggu jawaban dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub)," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub LLAJ) Jatim, Wahid Wahyudi, membenarkan pihaknya telah menerima usulan dari Pemkab Gresik terkait penambahan jadwal penerbangan dari Bawean-Surabaya dan sebaliknya. 

"Usulan itu sudah ditindaklanjuti oleh Pak Gubernur kepada Kemenhub, tapi kami sampai sekarang masih belum ada jawaban dari Kemenhub," kata Wahid.

Wahid berharap, usulan tiga kali penambahan jadwal penerbangan bisa segera direalisasikan. Hal itu untuk mempercepat transportasi Bawean, sehingga akan memudahkan pengunjung yang ingin ke Bawean. "Kami berharap pusat segera mengabulkan penambahan jadwal penerbangan, sehingga 2017 mendatang bisa segera direalisasikan," tandasnya.

Saat ini, pesawat terbang jenis Twin Otter DHAC 300 hanya berkapasitas 15 penumpang. Pesawat rute Bawean-Surabaya dan Surabaya-Bawean itu beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Selasa dan Kamis.

Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 194 Tahun 2015 tentang tarif angkutan udara perintis tahun 2016. Tarif penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Bawean yaitu Rp302.200. Sedangkan penerbangan sebaliknya dari Bawean menuju Surabaya ditetapkan sebesar Rp244.200.


(RRN)