Kelompok Penggelap Rokok Bernilai Rp8 Miliar Ditangkap

Amaluddin    •    Rabu, 16 Jan 2019 15:27 WIB
pencuriankasus penggelapan
Kelompok Penggelap Rokok Bernilai Rp8 Miliar Ditangkap
Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur berhasil gagalkan kontainer berisi ratusan ribu bungkus rokok senilai Rp8 miliar. Medcom.id/Amaluddin

Surabaya: Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur menggagalkan penggelapan kontainer berisi ratusan ribu bungkus rokok bernilai Rp8 miliar. Rokok tersebut akan dijual ke pengepul di berbagai daerah di Jatim.

"Mestinya, rokok tersebut dikirim ke Sumatera Utara (Sumut). Tapi pelaku menghubungi kelompoknya untuk menggelapkan dan dijual ke pengepul," kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono, saat merilis sindikat penggelapan rokok di Mapolda Jatim, Rabu, 16 Januari 2019.

Kasus itu bermula saat Jefri, seorang sopir, mendapat pesanan mengangkut kontainer ukuran 40 kaki berisi rokok jenis Lucky Strike dari pabrik rokok Bentoel di Malang. Rokok dikirim ke Sumatera Utara melalui terminal Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya, pada Senin, 7 Desember 2018.

Jefri kemudian menghubungi temannya bernama Iwan untuk merencanakan penggelapan bersama kelompoknya yang berjumlah 15 orang. Rencana itu kemudian diwujudkan.

Kontainer yang dibawa Jefri itu kemudian dikawal kelompok Iwan CS hingga sampai di Rest Area Tol Sidoarjo. Truk kemudian dibelokkan ke arah Jombang.

"Artinya, niat jahat pelaku untuk menggelapkan rokok ini sangat rapi. Bahkan pelaku mengacak GPS agar truk tidak terlacak pihak perusahaan. Semua handphone yang sebelumnya sebagai sarana komunikasi juga mereka hancurkan dan beganti dengan handy talky (HT)," ujarnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 779 karton rokok berisi 467.400 bungkus; truk fuso plus kontainer 40 kaki, mobil Avanza, uang Rp10 juta, dan sejumlah senjata tajam. Sebanyak tujuh tersangka ditangkap dan dijerat pasal 372 dan 340 KUHP tentang penggelapan dan penadahan.

 


(SUR)