Warga Pacitan Mulai Sulit Dapat Air Bersih

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 01 Dec 2017 09:42 WIB
bencana banjirsiklon tropis cempaka
Warga Pacitan Mulai Sulit Dapat Air Bersih
Pantauan dari udara banjir merendam beberapa desa dan kecamatan di Kota Pacitan, Rabu, 29 November 2017, Ant - Destyan Sujarwoko

Pacitan: Dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pacitan, Jawa Timur, menyebabkan banyak warga sulit mendapatkan air bersih. Hal itu disebabkan sumur-sumur penampungan milik warga, airnya keruh bercampur lumpur lantaran terendam banjir.
 
Salah satu warga, Khamid mengaku, mereka kebanyakan memanfaatkan air keruh tersebut untuk mandi dan mencuci.
 
"Warga tidak ada pilihan lain, selain memanfaatkan air keruh tersebut untuk untuk kebutuhan mandi dan mencuci. sementara untuk kebutuhan minum, warga membeli air galon," kata Khamid di Pacitan, Jumat, 1 Desember 2017.
 
Salah satu lokasi yang paling parah terkena dampak banjir beberapa hari lalu, Khamid mengatakan, terdapat di Desa Arjowinangun dan Desa Sirnoboyo, Pacitan. Kedua desa itu semula terendam banjir hingga ketinggian lebih dari dua meter.
 
"Dampaknya lumpur menumpuk di mana-mana, warga pun mulai membersihkan rumahnya masing-masing," ucap Khamid.
 
Kondisi banjir di Pacitan, lanjut dia, diperparah dengan tidak mengalirnya air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). "Mampatnya air tersebut sejak hari pertama banjir menerjang," tuturnya.
 
Hingga hari keempat pasca banjir menerjang, sebagian besar warga belum bisa menempati rumahnya masing-masing. Sebagian besar sudah ada yang mulai membersihkan rumahnya, tapi ada sebagian lagi memilih menunggu hingga kondisi lebih membaik. "Saat malam hari, warga memilih kembali ke pengungsian," tukas dia.


(AZF)