80 Persen Wilayah Kabupaten Malang Rawan Bencana Longsor

Aditya Mahatva Yodha    •    Senin, 06 Nov 2017 13:14 WIB
longsor
80 Persen Wilayah Kabupaten Malang Rawan Bencana Longsor
Tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Metrotvnews.com, Malang: Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan setidaknya 80 persen wilayah Kabupaten Malang rawan terjadi bencana tanah longsor.

"80 persen wilayah itu terbagi di bagian Malang Barat, Malang Selatan dan Malang Timur," ujar Bambang Istiawan kepada Metrotvnews.com di Jalan Trunojoyo, Malang, Senin 6 November 2017.

Di daerah Malang barat meliputi Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon. Wilayah Malang selatan meliputi Jalur Lintas Selatan (JLS), Kecamatan Kalipare, Donomulyo, Sendangbiru, Dampit, Tirtoyudo, Ampelgading. Sementara di wilayah Malang Timur adalah akses menuju Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru.

Selain meminta warga yang tinggal di daerah kemiringan lebih 45 derajat harus lebih waspada, BPBD Kabupaten Malang meminta kepada pengelola wisata alam lebih berhati- hati di musim hujan ini.

"Kami meminta pihak pengelola wisata alam, untuk melakukan peningkatan pengawasan, dan memberikan peringatan kondisi agar wisatawan lebih berhati- hati," tambah Bambang.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Kabupaten Malang, memprediksi hujan akan terjadi sampai Januari mendatang.

"Saat ini memang sudah memasuki musim hujan dan puncak hujan akan terjadi pada Desember hingga Januari mendatang," kata Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso, Joko Budi Utomo.


(ALB)