Puti Guntur Punya Program Tingkatkan Level UMKM

Amaluddin    •    Senin, 26 Mar 2018 17:23 WIB
pilgub jatim 2018
Puti Guntur Punya Program Tingkatkan Level UMKM
Puti Guntur bersama Bupati Banyuwangi yang juga kader PDI Perjuangan mengunjungi sentra UMKM di Banyuwangi, Senin, 26 Maret 2018, Medcom.id - Amal

Banyuwangi: Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, bertekad menjadikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jatim naik kelas. Sebab, UMKM salah satu faktor penopang ekonomi terbesar di Jatim.

"Setiap saya berkunjung ke daerah, saya selalu mengunjungi sentra ekonomi kreatif. Betapa kreatifnya Jatim, dan kami bertekad membawa perajin lokal naik kelas ke level lebih tinggi," kata Puti, didampingi kader PDIP Abdullah Azwar Anas yang sedang cuti sehari dalam safari politik ke Banyuwangi, Senin, 26 Maret 2018.

UMKM menyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim hingga Rp900 triliun mulai Januari hingga Agustus 2016. Bahkan pada Januari sampai dengan Oktober 2015, sumbangan UMKM untuk PDRB Jatim mencapai Rp1.100 triliun.

Berbekal itu, Puti menilai empat syarat diperlukan untuk meningkatkan kualitas UMK. Yaitu riset pasar, permodalan, teknologi, dan kualitas SDM. 

Puti mengaku menyiapkan semua syarat itu. Ia berjanji merealisasikan peningkatan kualitas melalui program 'Superstar', yaitu Sentra UMKM, Pemberdayaan Industri Kreatif dan Startup.

"Kami juga akan melakukan riset, itu dibutuhkan untuk tahu tren pasar sehingga perajin memahami desain produk yang diminati konsumen. Untuk bayar riset pasar itu mahal, UMKM tentu kesulitan. Biar nanti kami yang siapkan, termasuk pemasarannya juga difasilitasi secara nasional dan internasional," katanya.

Untuk permodalan, Puti menyatakan, telah disiapkan program pinjaman murah, baik berkonsep konvensional maupun syariah. “Kalau disetarakan bunga, pasti di bawah yang ada saat ini karena kami akan kolaborasi khusus dengan perbankan bikin paket pinjaman UMKM kreatif," katanya.

Terkait teknologi, UMKM perlu difasilitasi agar kerjanya efektif dan efisien. “Ada teknologi tepat guna dengan menggandeng SMK. Kami akan berikan fasilitasi teknologi ini,” terang dosen tamu Kokushikan University Jepang ini.

Adapun SDM kreatif adalah penyangga utamanya. “Pelatihan dan beasiswa ekonomi kreatif menjadi jawabannya. Seperti di Desa Gintangan ini, anak-anak perajinnya kami siapkan beasiswa kuliah jurusan desain produk. Sehingga bisa mengaplikasikannya ke kerajinan bambu,” ujar Puti.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Azwar Anas mendukung pengembangan UMKM kreatif dari calon gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti.

Dia mencontohkan Desa Gintangan yang pengembangannya didampingi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). “Lewat kolaborasi dengan Bekraf, ada riset dan edukasinya, lahir namanya Kanggi, Keranjang Rasa Banyuwangi. Tujuh UMKM kreatif berkolaborasi menghasilkan produk oleh-oleh baru berkemasan bambu,” ujar Anas.

Dia menilai, program “Superstar” ala Gus Ipul dan Puti bisa membantu UMKM kreatif Jatim cepat berkembang. Salah satu yang terpenting adalah soal SDM.

“Kami di Banyuwangi, berkolaborasi dengan Bekraf dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), baru saja menguji 100 perajin batik untuk disertifikasi nasional. Ini penting soal SDM, dan Mbak Puti punya program bagus untuk itu,” ujarnya.



(RRN)