Tak Jadi Syarat Lulus

Peserta Diminta Serius Kerjakan UNBK

Kusbandono    •    Senin, 09 Apr 2018 14:56 WIB
ujian nasionalujian nasional sma
Peserta Diminta Serius Kerjakan UNBK
Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (ANT/MOHAMAD HAMZAH)

Jember: Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dimulai hari ini, Senin 9 April hingga Kamis 12 April 2018. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Saiful Rachman berharap, siswa dan orangtua siswa berkomitmen untuk melaksanakan UNBK dengan serius walau tidak lagi menjadi syarat kelulusan.

"UNBK justru integritasnya semakin tinggi. Saat orang menjawab lewat media sosial, mungkin bisa saja tapi pusat terprogram dan dikontrol langsung oleh pusat. Itu diproteksi dan kami langsung buka, bagaimana bisa bocor, " kata Saiful, saat dihubungi, Senin 9 April 2018. 

UNBK prosesnya tidak seperti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) yang ada cetak, distribusi dan penyimpanan. Selain itu, antara satu komputer dengan komputer lain soalnya berbeda.

Setiap ruangan pun tertulis peringatan 'diawasai CCTV`. Otomatis pengawas dan proktor berada di luar. Hal ini untuk membiasakan berbuat jujur.

"Lama-lama tanpa mesin akan bekerja dengan baik. Kontrol diharap mereka mengerjakan serius. Tidak ada istilah meremehkan. Saat mengerjakan, salah jika ada waktu masih bisa diperbaiki," tutur Saiful.

Dindik Jatim juga telah bekerja sama dengan PLN. Selain itu, cabang dinas di daerah sudah berkoordinasi dengan PLN untuk mengantisipasi listrik mati.

"Di Jatim tercatat ada 172.102 siswa SMA dan 100.237 siswa MA yang mengikuti UNBK dari 1.491 SMA dan 1.630 MA," rincinya.

Saiful memastikan, pelaksanaan UNBK di Jatim telah mencapai 100 persen. Pihaknya optimis pelaksanaan UNBK SMA berjalan dengan lancar.


(LDS)