Kepala Sekolah Gelar Karnaval Anak Bawa Senjata Dicopot

Amaluddin    •    Kamis, 23 Aug 2018 11:18 WIB
radikalisme
Kepala Sekolah Gelar Karnaval Anak Bawa Senjata Dicopot
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung, Medcom.id - Amaluddin

Surabaya: Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, Jawa Timur, menganggap Kepala Sekolah TK Kartika V-69, H, lalai mengarahkan anak-anak didiknya dalam sebuah acara karnaval memperingati HUT ke-73 RI beberapa waktu lalu. Lantaran itu, Disdik menjatuhkan sanksi pada H dengan mencopot jabatannya sebagai kepala sekolah.

Baca: Polda: Karnaval di Probolinggo Bukan Simbol Radikalisme

Pada 18 Agustus 2018, TK Kartika V-69 menggelar karnaval. Beberapa siswa mengenakan kostum hitam-hitam dan membawa senjata replika. Kegiatan tersebut pun direkam dalam sebuah video dan viral di jagat maya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan telah mendapat klarifikasi dari kepala sekolah dan Disdik Kota Probolinggo terkait kegiatan tersebut. Informasi terakhir menyebutkan Kepala Sekolah TK V-69 mendapat sanksi.

"Sanksinya yaitu Disdik mencopot H dari jabatan kepala sekolah," ujar Barung di Surabaya, Kamis, 23 Agustus 2018.

Polda, lanjut Barung, sempat mengusut kejadian tersebut. Barung menegaskan kegiatan itu tak berindikasi radikalisme. Barung mengatakan masalah tersebut telah selesai.

Baca: Mendikbud Klarifikasi Kostum pada Karnaval Siswa TK di Probolinggo

"Pihak sekolah juga sudah minta maaf. Saya tegaskan kegiatan itu tak mengarah ke simbol radikalisme ataupun kelompok tertentu," ungkap Barung.



(RRN)