Warga tak Terlalu Kenal Dua Pasutri Dibekuk Polisi

Syaikhul Hadi    •    Senin, 14 May 2018 19:26 WIB
Teror Bom di Surabaya
Warga tak Terlalu Kenal Dua Pasutri Dibekuk Polisi
Ilustrasi penangkapan, Medcom.id - M Rizal

Sidoarjo: Polisi membekuk dua pasang suami istri (pasutri) di Sidoarjo, Jawa Timur, diduga berkaitan dengan aksi terorisme. Warga di sekitar lokasi penangkapan mengaku tak terlalu mengenal kedua pasang suami istri itu.

Penangkapan dilakukan di Kelurahan Urangagung, Kecamatan Kota, Sidoarjo. Menurut Anwar, staf kantor kelurahan, dua pasang suami istri itu menempati sebuah rumah di Urangagung sejak empat tahun lalu.

Baca: Dua Pasang Suami Istri Ditangkap karena Diduga Simpan Bom

"Mereka mengaku berasal dari Jombang. Sudah lama tinggal di sini, kurang lebih empat tahun," kata Anwar, Senin, 14 Mei 2018.

Winarno, warga Urangagung, mengatakan dua pasang suami istri bukan penduduk asli setempat. Mereka hanya mengontrak rumah di kelurahan tersebut.

"Tapi mereka jarang sekali bergaul dengan tetangga," kata Winarno.

Dua istri hanya keluar rumah untuk berbelanja. Kabarnya, mereka berjualan kerudung di sekitar Pasar Gading Fajar. 

Awalnya, lanjut Winarno, dua perempuan itu yang menempati rumah tersebut. Warga mengenal mereka dengan nama Beti dan Yanti.

Belakangan, dua pria juga menempati rumah milik warga bernama Fuad itu. Dua pria itu memperkenalkan diri dengan nama Ilham dan Adi.

"Tapi saya tidak tahu kapan mereka mulai masuk kontrakan. Karena mereka tak melapor ke Ketua RT," ujar Winarno.

Kedua pria itu, lanjut Winarno, juga jarang bergaul. Biasanya, mereka kembali ke rumah saat malam hari.



(RRN)