Ahmad Dhani Dipersilakan Ajukan Praperadilan

Amaluddin    •    Sabtu, 20 Oct 2018 11:19 WIB
ujaran kebencian
Ahmad Dhani Dipersilakan Ajukan Praperadilan
Musisi Ahmad Dhani (tengah) didampingi Kivlan Zen dan penasihat hukum hadir dalam audiensi dengan pimpinan DPR pada Januari 2017. MI/Susanto

Surabaya: Kuasa hukum Ahmad Dhani menilai penatapan tersangka dalam kasus ujaran kebencian bentuk kriminalisasi. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mempersilakan Ahmad Dhani mengajukan praperadilan jika tidak menerima penatapan status tersangka tersebut.

"Jika tidak sepaham dengan status tersangka Ahmad Dhani, silakan kuasa hukum mendaftarkan praperadilan untuk menguji status tersangka," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera, dikonfirmasi, Sabtu, 20 Oktober 2018.

Barung membantah penetapan status tersangka terhadap Ahmad Dhani bentuk kriminalisasi. Penetapan status tersebut sudah cukup bukti dan memenuhi unsur pidana pencemaran nama baik.

"Yang pasti itu sudah sesuai pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang pencemaran nama baik melalui media sosial. Alat bukti cukup beserta keterangan saksi ahli bahasa, dan lainnya. Jadi itu sudah sesuai aturan," ujarnya.

Kuasa hukum Ahmad Dhani menilai kliennya korban kriminalisasi hukum dalam kasus ujaran kebencian dalam Vlog Idiot. Polisi juga dinilai terburu-buru dalam menetapkan status tersangka terhadap musisi Ahmad Dhani.

"Padahal pasal pencemaran nama baik jelas harus menyebut nama atau kelompok. Sementara Ahmad Dhani mencemarkan nama siapa? Siapa dalam kasus ini pihak yang dirugikan? Enggak ada kan?" kata Tim kuasa hukum Ahmad Dhani, Tjetjep M Yasien.

Cecep bahkan menyebut pelapor tidak memiliki legal standing dalam kasus ini. Menurutnya, justru palapor yang melakukan persekusi terhadap Ahmad Dhani.

"Ahmad Dhani ini kan tamu, dia bereaksi seperti itu karena dipersekusi. Apa salah kalau orang bereaksi?" ujarnya.

Ahmad Dhani dilaporkan Koalisi Bela NKRI karena dalam vlog menyebut kelompok penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya pada 26 Agustus lalu dengan kata-kata "idiot". Kata-kata idiot oleh Ahmad Dhani diucapkan saat ngevlog di lobi Hotel Majapahit Surabaya.

Video tersebut viral melalui akun instagram Ahmad Dhani. Saat itu, dia tertahan di hotel karena massa penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden menggelar aksi di depan hotel. Akibatnya, Dhani tidak bisa bergabung dengan kelompok pendeklarasi 2019 Ganti Presiden di sekitaran Monumen Tugu Pahlawan Surabaya.


(SUR)