Lion Air Jatuh

Identifikasi Dihentikan, Keluarga Korban Berharap Keajaiban

Syaikhul Hadi    •    Sabtu, 24 Nov 2018 12:20 WIB
Lion Air Jatuh
Identifikasi Dihentikan, Keluarga Korban Berharap Keajaiban
Suasana rumah Moedjiono di Sidoarjo, korban Lion Air jatuh yang belum teridentifikasi, Jumat 24 November 2018, Medcom.id - Hadi

Sidoarjo: Keluarga pasrah lantaran Moedjiono, korban Lion Air PK-LQP jatuh, tak teridentifikasi. Meski demikian, keluarga tetap berharap keajaiban Moedjiono ditemukan.

Moedjiono merupakan satu dari 189 penumpang dan kru yang menjadi korban Lion Air jatuh pada 29 Oktober 2018. Hingga proses pencarian dan identifikasi korban dihentikan, Moedjiono belum juga ditemukan.

"Iya kami dengar begitu, sudah dihentikan proses identifikasinya. Kami pasrah," ungkap Khoiruzzaman, kerabat Moedjiono, ditemui di rumah duka di desa Ngigas, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 23 November 2018.

Baca: Identifikasi Penumpang Lion Air Dihentikan

Khoiruzzaman mengatakan istri dan tiga anak korban tetap berharap keajaiban. Lantaran itu, mereka masih berada di Jakarta untuk memastikan proses identifikasi.

"Tidak tahu kapan mereka akan pulang," lanjut Khoiruzzaman.

Keluarga, lanjut Khoiruzzaman, shock dan cemas dengan kondisi peristiwa yang menimpa Moedjiono. Keluarga juga berharap istri dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah menghadapi cobaan tersebut.

Moedjiono menumpang pesawat Lion Air dengan kode registrasi PK-LQP pada 29 Oktober 2018. Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, menuju Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Ia merupakan pegawai PT Asuransi Harta Pratama yang bertugas di Pangkalpinang. Di tengah penerbangan, pesawat mengalami masalah. Pesawat kemudian hilang kontak dan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Tim gabungan melakukan pencarian korban dan pesawat. Pada 23 November 2018, proses pencarian dan identifikasi dihentikan. Sebanyak 125 korban sudah teridentifikasi dan dikembalikan ke keluarga masing-masing.

Lihat video:

 


(RRN)