Proses Pencarian Santri Tenggelam Dihentikan Sementara

Lukman Diah Sari    •    Sabtu, 08 Oct 2016 00:28 WIB
tenggelam
Proses Pencarian Santri Tenggelam Dihentikan Sementara
Ilustrasi. MTVN

Metrotvnews.com, Tuban: Proses pencarian tujuh santri korban tenggelam di Bengawan Solo, dihentikan sementara. Lantaran telah masuk malam hari. 

"Sekarang pencarian korban yang dilakukan polisi bersama personel BPBD Tuban dan Lamongan dihentikan, sebab kondisi malam hari," kata Kasubag Humas Polres Tuban AKP Elis Suendayati di lokasi di kawasan Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur, Jumat (7/10/2016).

Melansit Antara, alasan lain dihentikannya pencarian yakni arus sungai Bengawan Solo yang makin deras. Sehingga tak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian korban. 

"Juga Bengawan Solo arus airnya cukup deras," tambahnya. 

Meskipun dihentikan sementara, ucap Elis, sejumlah personel Polres Tuban dan BPBD Tuban dan Lamongan tetap disiagakan di sejumlah lokasi di tepian Bengawan Solo untuk lakukan penjagaan. 

Tak hanya itu. tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur pun dikirimkan untuk lakukan identifikasi bila sewaktu-waktu korban ditemukan. 

"Tim DVI polda Hatim malam ini sudah siaga di sini," jelasnya. 

Sementara itu, pencarian bakal dilanjutkan pada Sabtu, 8 Oktober. Tim Basarnas dan Polair Polda Jatim pun bakal diikutkan untuk turut mencari tujuh santri itu. 

"Tim Basarnas yang diterjunkan untuk mencari santri korban tenggelam di Bengawan Solo jumlahnya 12 personel," ucapnya. 

Diketahui tujuh santri yang belum ditemukan yakni, Abdullah Umar, M Afiq Fadli, Moh Barikly Amry, Muhammad Arif Mabruri, Muhsin, Rizki Nur Habib, dan Lujaini Dani. 


(LDS)