Diberi Tumpangan Gratis, Sopir Angkot Cabuli 23 Siswa SMP

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 15 Sep 2016 15:23 WIB
pencabulan
Diberi Tumpangan Gratis, Sopir Angkot Cabuli 23 Siswa SMP
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak 23 anak di Kota Surabaya menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan Triono Agus Widodo alias Aan, 34, warga Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur. Perbuatan itu dilakukan pelaku pada 2015 lalu dan kini kasusnya telah diproses hukum.

Saat ini kasusnya sedang ditangani Kejaksaan Negeri Tanjung Perak setelah ada korban yang melaporkan ke polisi. Tim jaksa juga sedang menmpersiapkan berkas untuk disidangkan kasusnya.

Direktur Childern Crisis Centre Surabaya, Edward Dewaruci, selaku lembaga yang melakukan advokasi kasus ini, mengatakan baru enam korban yang berani melaporkan kejadian ini.

"Yang lainnya juga akan kami advokasi untuk melapor agar memperkuat kasus ini," katanya, di Surabaya, Kamis (15/9/2016).

Dijelaskan Edward, kasus ini terungkap saat para korban yang masih duduk dibangku SMP mengaku kepada gurunya jika sering diberlakukan tidak pantas oleh pelaku. "Korban semuanya laki-laki," katanya.

Modusnya, pelaku yang bekerja sebagai sopir angkot itu memberikan jasa penumpangan kepada korbannya secara gratis setiap hari. Karena sudah saling kenal, korban melancarkan aksinya dengan bujuk rayu.

"Korban diajak jalan-jalan dan dibelikan jajan yang enak-enak secara gratis," kata Edward.

Karena kedekatan dan kebaikan pelaku itulah korban tidak berani menolak ajakan pelaku. Dengan terpaksa korban memilih melayani predator seks ini secara bergantian.

"Perbuatan itu dilakukan sekitar empat sampai lima bulan oleh pelaku," kata Edward.


(UWA)