Bea Cukai Gandeng Jasa Pengiriman Cegah peredaran Rokok Ilegal

Rahmatullah    •    Kamis, 17 May 2018 11:56 WIB
rokok ilegal
Bea Cukai Gandeng Jasa Pengiriman Cegah peredaran Rokok Ilegal
Tumpukan rokok ilegal sitaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura - Medcom.id / Rahmatullah

Sumenep: Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura, Jawa Timur, menggandeng jasa pengiriman barang untuk menekan peredaran rokok ilegal. Berdasarkan operasi yang dilakukan, bea cukai menemukan tujuan pengiriman rokok ilegal hingga ke Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan. 

"Kita sudah berkoordinasi dengan teman-teman ekspedisi maupun jasa pengiriman. Kita bertukar informasi. Dan ternyata itu efektif menekan peredaran rokok ilegal," kata Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Latif Helmi, Kamis, 17 Mei 2018.

Baca: Bea Cukai Madura Sita 2,5 Juta Batang Rokok Ilegal

Helmi menyebut tidak hanya bidang distribusi yang diawasi atau ditertibkan, tapi juga daerah produksi atau pabrik. Jika diketahui ada pabrik melanggar, Helmi memastikan mesinnya akan disegel. Sementara pabrik ilegal yang tidak mengantongi izin dilarang berproduksi. 

"Wilayah pemasaran juga tidak luput dari operasi. Kita operasi toko atau tempat jualan lain. Alhamdulillah bisa berjalan baik dengan didukung Polri dan TNI," tuturnya.



Dia melanjutkan, operasi dalam lima bulan terakhir berkonsentrasi di Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pamekasan. Di dua kabupaten tersebut, pabrik rokok lebih besar dibandingkan dua kabupaten lain di Madura, yaitu Kabupaten Sampang dan Bangkalan. Helmi memastikan konsentrasi operasi akan lebih ditingkatkan untuk semester berikutnya.

Khusus di Kabupaten Sumenep, tutur Helmi, daerah merah produksi rokok ilegal adalah wilayah Kecamatan Pasongsongan. Berdasarkan operasi yang sudah dilakukan, di daerah tersebut disita banyak rokok beredar di luar ketentuan. Dia pun meminta warga tidak sungkan memberikan informasi terkait keberadaan pabrik melanggar dan peredaran rokok ilegal.



(ALB)