Positif TBC, Dua Jemaah Calon Haji Dirawat di Ruang Isolasi

Amaluddin    •    Sabtu, 11 Aug 2018 13:57 WIB
ibadah hajiHaji 2018
Positif TBC, Dua Jemaah Calon Haji Dirawat di Ruang Isolasi
Ilustrasi seorang petugas memberikan suntikan vaksin meningitis kepada calon jamaah haji di Puskesmas Petisah, Medan, Sumut, Kamis (6/9). FOTO ANTARA/Septianda Perdana.

Surabaya: Dua jemaah calon haji (JCH) terpaksa harus menjalani perawatan di ruang isolasi sementara setelah diketahui positif mengidap tuberculosis (TBC). Dua jemaah tersebut adalah Tn R kloter 53 asal Sidoarjo dan Ny. S kloter 57 asal Blitar.

"Dua jemaah saat ini masih di ruang isolasi sementara asrama haji, karena hasil pemeriksaan BTA diketahui positif TBC paru," kata Wakil Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya, dr. Zainul, saat dikonfirmasi, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Zainul mengatakan, pihaknya terus berupaya mengusahakan agar penyakit dua jemaah tersebut tidak menular. Dua orang tersebut akan mendapat pengobatan intensif di ruang isolasi hingga membaik.

"Kita masih berharap ada konversi dari positif menjadi negatif. Kita masih melakukan pengobatan program terpadu, biasanya setelah satu hingga dua minggu pengobatan akan menjadi negatif," jelas Zainul.

Menurut Zainul, sebelum dua jemah tersebut, ada satu JCH asal Tuban yang juga positif TBC. Setelah melalui pengobatan sekitar dua Minggu di ruang isolasi, seorang jemaah itu dinyatakan negatif dan telah diberangkatkan bersama kloter 67.

Karena tu, Zainul berharap kedua jemaah ini dapat menjadi negatif TBC sehingga dapat berangkat ke tanah suci bersama kloter yang ada. Namun, bila tetap positif TBC, pihaknya tidak bisa memberangkatkan JCH tersebut. "Manakala masih positif, kita tidak bisa memberangkatkan," ungkap Zainul.

Selain dua jemaah positif TBC, sampai saat ini masih ada dua jemaah asal Kabupaten Gresik yang menjalani perawatan di RS Haji Sukolilo Surabaya. Mereka menderita penyakit jantung dan ginjal.

Sementara dua jemaah asal Nganjuk dan NTT yang  sempat tertunda keberangkatannya karena menjalani perbaikan anemia di RS Haji, kini telah dinyatakan layak terbang dan akan diberangkatkan bersama kloter berikutnya.


(DEN)