Kejiwaan Enam Pelaku Kasus Tukar Pasangan Diperiksa

Amaluddin    •    Rabu, 18 Apr 2018 15:58 WIB
kejahatan sekspelecehan seksual
Kejiwaan Enam Pelaku Kasus Tukar Pasangan Diperiksa
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Surabaya: Enam pelaku swinger atau tukar pasangan ditangkap Subdit IV Renakta Ditreskrimum (Polda) Jawa Timur di sebuah hotel di Lawang, Malang. Keenam pelaku akan diperiksa kejiwaannya.

"Ada indikasi mereka memiliki kelainan jiwa perilaku seks. Makanya, akan kami periksakan untuk memastikan kejiwaannya," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, dikonfirmasi, Rabu, 18 April 2018.

Keenam orang yang diamankan adalah THD, 53; RL, 49; SS, 47; WH, 51; DS, 29; dan AG, 30. THD berperan sebagai admin yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat pasal 296 KUHP. Sedangkan lima pelaku lainnya, kemungkinan besar akan dibebaskan karena merupakan korban.

Sebab, kata Barung, pelaku yang memenuhi unsur pidana dalam kasus ini hanya satu orang yakni admin dalam grup WhatsApp Sparkling.

"THD ini merupakan pelaku pemicu terjadinya swinger, karena dia ini yang membuat group WhatsApp dengan nama Sparkling," katanya.

(Baca: Komunitas Tukar Pasangan Seksual Dibongkar Polisi)

Meski demikian, pihaknya mengaku akan terus mengembangkan kasus yang pertama kali terungkap tersebut. Kuat dugaan ada pelaku utama dari komunitas yang lain.

"Ini adalah fenomena gunung es, jelas dari setiap pelaku swinger itu juga melakukan hal serupa kepada pasangan lain," katanya.

Grup Sparkling sudah beroperasi sejak 2013. Selama kurun waktu lima tahun, jumlah membernya terus bertambah sekitar 50 anggota. Namun, ada pula anggota yang memutuskan untuk keluar dari grup tersebut.

Mereka berasal dari berbagai kota seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Tuban, Jember dan Nganjuk.

Pada Senin, 16 April 2018, Unit III Subdit IV Renakta Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar komunitas tukar pasangan seks, di sebuah hotel di Lawang, Malang. Tiga pasang suami-istri berhasil diamankan.


(SUR)