Polda Jatim Musnahkan 50 Ribu Botol Miras

Amaluddin    •    Rabu, 25 Apr 2018 16:09 WIB
miras oplosan
Polda Jatim Musnahkan 50 Ribu Botol Miras
pemusnahan barang bukti miras oleh Polda jatim. Rabu, 25 April 2018.

Surabaya: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memusnahkan sekitar 50 ribu lebih minuman keras (miras). Miras tersebut merupakan barang bukti hasil tangkapan kepolisian di berbagai daerah di Jatim. 

"Totalnya ada 50.070 miras dan oplosan dari berbagai jenis," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, saat rilis pemusnahan miras dan oplosan di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu, 25 April 2018.



Machfud merinci puluhan ribu miras itu adalah barang bukti hasil tangkapan jajaran kepolisian di Jatim. Di antaranya sebanyak 1.380 botol arak, 46 botol jenis anggur, 2.592 botol Raja Jemblung, empat buah tangki pengolahan, tiga karung 25 kilogram (kg) Citrid Acyd 75 kg, Cyklamat 3 kg, Esence Jenewer 10 liter, Wisky 10 liter, Vodka120 botol, 60 botol merk Kuntul, dan dua kardus jenis Ciu. Ini merupakan hasil tangkapan Ditreskrimsus Polda Jatim.

"Ada juga hasil tangkapan Polrestabes Surabaya, Polres Tanjung Perak Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Kediri, dan lainnya," katanya.


Baca: Korban Tewas Miras Oplosan di Surabaya jadi 7 Orang

Orang nomor satu di Polda Jatim itu menyatakan perang untuk menindak tegas pembeli dan penjual miras. Sebab, kata dia, ada banyak korban jiwa akhir-akhir ini akibat mengkonsumsi miras. 

"Jadi, memang benar adanya tiga orang di Surabaya yang beberapa waktu lalu meninggal karena miras, itu benar," ujarnya.


Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat memusnahkan ribuan miras. (Medcom.id/Amal).

Bahkan terbaru, ada sekitar tujuh warga Surabaya tewas setelah meneguk miras oplosan. Mereka mencampur miras dengan beberapa obat-obatan yang ada dipasaran, seperti obat sakit kepala, lotion anti nyamuk, obat anti mabuk dan sirup obat batuk.

"Jadi, pemusnahan barang bukti miras ini bagian kecil saja, tapi saya selaku Kapolda Jatim menyatakan perang miras, dan harus ditindak tegas," kata Jendral bintang dua itu.


(ALB)