Buruh Sidoarjo Punya Agenda Unjuk Rasa di Desember

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 29 Nov 2016 20:08 WIB
unjuk rasa
Buruh Sidoarjo Punya Agenda Unjuk Rasa di Desember
Aksi buruh menolak RUU Pengupahan, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Persatuan Pekerja Buruh Sidoarjo (PPBS) juga memiliki agenda unjuk rasa pada Desember. Namun agenda buruh tak berkaitan dengan aksi bela Islam Jilid III pada 2 Desember.

Presidium PPBS Edi Kuncoro mengaku ia dan rekan-rekan berencana berunjuk rasa pada 18 Desember. Unjuk rasa dilakukan di wilayah Jawa Timur.

"Agenda kami terkait dengan penetapan upah minimum sektoral kabupatan/kota (UMSK)," kata Edi di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (29/11/2016).

Terkait aksi Bela Islam Jilid III, Edi mengaku buruh menyerahkan hal tersebut ke kepolisian. Agenda aksi Bela Islam bertujuan menuntut penegak hukum menahan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama.

Buruh, lanjut Edi, menolak kebijakan upah yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 Tahun 2015. Menurut Edi, penetapan upah murah merugikan buruh.

"PP 78 itu merupakan simbol upah murah. Karena tidak sesuai dengan UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan," tegasnya. 

Kedua, pihaknya juga menolak rencana revisi atas UU Nomor 13 tahun 2003. Meski begitu, dalam waktu dekat, pihaknya tetap akan mengupayakan agar Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) sebagaimana yang telah ditanda tangani gubernur saat menggelar pertemuan dengan buruh. 

"Mungkin dalam waktu dekat, agenda kami ya hanya aksi atas penetapan UMSK agar bisa ditandatangani oleh gubernur. Batas waktunya hingga akhir Desember mendatang," tegasnya.


(RRN)