Polisi Tangkap Pemeras Bermodus Prostitusi Sesama Jenis

Amaluddin    •    Selasa, 20 Nov 2018 17:31 WIB
pemerasan
Polisi Tangkap Pemeras Bermodus Prostitusi Sesama Jenis
Kapolda Jatim, Irjen Lucky Hemawan, saat merilis kasus prostitusi sesama jenis di Mapolda Jatim, Selasa, 20 November 2018. (Medcom.id/Amaluddin).

Surabaya: Subdit Cyber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) sesama jenis atau homo seksual. Tersangka ditangkap karena melakukan pemerasan melalui WhatsApp terhadap pasangannya.

Peristiwa ini bermula saat tersangka berinisial S, 29, melakukan hubungan dengan korban di salah satu hotel di Surabaya sekitar dua pekan lalu. Saat itu, pelaku sempat merekam korban, kemudian tersangka melakukan upaya pemerasan dengan cara mengancam akan mengupload video hasil hubungan mereka ke media sosial (medsos).

"Ini kasus baru yang berhasil kami ungkap," kata Kapolda Jatim, Irjen Lucky Hemawan di Mapolda Jatim, Selasa, 20 November 2018.

Lucky menjelaskan, tersangka S semula memeras korban sebesar Rp700 juta. Kemudian turun menjadi Rp500 juta, karena korban tidak punya uang. Tapi karena tidak punya uang, korban hanya mentransfer Rp5 juta kepada pelaku.

Atas peristiwa ini, kemudian korban melaporkan ke Polda Jatim. Selanjutnya Subdit Cyber menindaklanjutinya dan menangkap tersangka di sebuah apartemen tempat tersangka tinggal di Surabaya. "Saat ini kasusnya masih kita dalami lagi, untuk mengungkap jaringan prostitusi gay," katanya.

Tersangka S menjalani hubungan sesama jenis sejak tahun 2016. Transaksinya dilakukan melalui group WhatsApp dan medsos lainnya. "Tarif tersangka dalam menjual jasa prostitusi sesama jenis ini Rp2,5 hingga Rp5juta untuk di dalam kota. Kalau ke luar kota bisa mencapai Rp15 hingga Rp20 juta," pungkas Lucky.


(DEN)