Pakai Modus 'Ilmu Tak Berkah', Guru Agama Mencabuli Murid

Amaluddin    •    Selasa, 05 Sep 2017 17:09 WIB
pencabulan
Pakai Modus 'Ilmu Tak Berkah', Guru Agama Mencabuli Murid
Kabag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar mengumumkan kejahatan dua guru ngaji cabul, AS dan SNT. Foto: MTVN/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Dua guru agama di Surabaya ditangkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, karena telah mencabuli muridnya yang masih di bawah umur. Pelaku ini berinisial AS (36) dan SNT (35) berulang kali berbuat tak senonoh ke muridnya.

"AS ini mencabuli anak di bawah umur sebanyak 15 kali, korban masih berusia 15 tahun masih kelas 1 SMK. Sedangkan SNT mencabuli murid ngajinya sebanyak tujuh kali, korban berusia 13 tahun siswi Kelas 1 SMP," kata Kabag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar di Polrestabes Surabaya, Selasa 5 September 2017.

AS mengaku setidakny telah mencabuli tujuh orang muridnya. Lima diantaranya perempuan di bawah umur dan dua orang laki-laki.

Para korban terpaksa menuruti permintaannya untuk disetubuhi. Sebab, AS mengancam santrinya akan dikeluarkan dan tidak boleh ikut mengaji jika menolak.

“Saya juga katakan nanti ngajinya tidak berkah,” kata AS.

Sementara tersanga SNT, juga melakukan dengan modus serupa. Dia juga mengaku pernah berbuah tidak senonoh dengan istrinya di musala tempat ia mengajar agama.

"Saya suruh datang ke tempat ngaji malam-malam, akhirnya saya setubuhi," kata SNT.

Lily mengatakan, kelakuan bejat keduanya terbongkar setelah orang tua melapor ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. AS dan SNT dicokok dan langsung digiring ke Mapolrestabes Surabaya. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dipakai korban.

"Keduanya pun langsung dijebloskan ke penjara Polrestabes Surabaya dan terancam hukuman minimal 5 tahun, paling lama 15 tahun penjara," kata Lily.


(SUR)