IPI: Gus Ipul Menang Jika Pilgub Jatim Digelar Sekarang

Amaluddin    •    Minggu, 11 Jun 2017 18:37 WIB
pilgub jatim 2018
IPI: Gus Ipul Menang Jika Pilgub Jatim Digelar Sekarang
Peneliti lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Hendro Prasetyo, merilis hasil survei Pilgub Jatim 2018. (MTVN/Amal).

Metrotvnews.com, Surabaya: Lembaga survei Indikator Politik Indonesia (IPI) memprediksi Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menang jika Pilgub Jatim 2018 dilakukan hari ini. Hal itu terbukti dari survei yang dilakukan IPI, Wakil Gubernur Jatim itu terpopuler dibandingkan Tri Rismaharini dan Khofifah Indar Parawansa.

"Posisi pertama adalah Gus Ipul. Jadi, jika Pilgub dilaksanakan hari ini, Gus Ipul memiliki presentasi pemilih terbesar," kata peneliti lembaga survei IPI, Hendro Prasetyo, dalam rilisnya di Surabaya, Minggu, 11 Juni 2017.

Hendro menjelaskan, secara spontan warga memilih Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sekitar 13,1 persen, disusul Tri Rismaharini 9,7 persen, Khofifah 5,8 persen, dan Soekarwo 3,4 persen dan nama-nama lain di bawah 2 persen. Sementara mayoritas warga belum memiliki pilihan sebanyak 61,4 persen. Hasil merupakan dari 43 persen warga Jatim sudah tahu akan ada pilgub Jatim 2018. 

Hendro juga menyebut ada 24 nama tokoh yang masuk dalam survei tersebut. Nama-nama itu dijaring dengan simulasi terbuka. 

Namun, hanya tiga nama tokoh yang masuk lima besar dalam survei itu, yakni Gus Ipul sebesar 23,6 persen, unggul dari Tri Rismaharini 19,2 persen, dan Khofifah Indar Parawansa 15,7 persen.

"Dalam simulasi semi terbuka dengan 24 daftar nama, Gus Ipul masih unggul dari Risma dan Khofifah. Sementara nama-nama lain dukungannya kurang 2 persen. Massa mengambang 25,1 persen," katanya.

Menurut dia, selisih dukungan pada tiga besar nama Gus Ipul, Risma, dan Khofifah relatif konstan. Masing-masing sekitar 4 persen. 

"Jika yang bersaing hanya empat nama, dukungan pada tiga nama teratas menguat dengan selisih yang relatif konstan. Sementara jika yang bersaing hanya tiga nama, Gus Ipul mendapat 32,5 persen, Risma 24 persen dan Khofifah 19,8 persen. Gus Ipul sedikit melebar selisihnya dengan dua pesaing utamanya Risma dan Khofifah," jelasnya.

Dia menegaskan, pemimpin yang diinginkan warga Jatim terutama yang jujur atau bersih dari korupsi dan perhatian pada rakyat.

"Warga yang sikapnya toleran terhadap politik uang tampak sangat banyak, sekitar 41 persen dari total pemilih. Dari sekitar 38 persen dari yang toleran pilihannya bisa dipengaruhi oleh pemberian uang atau hadiah atau sekitar 15-16 persen dari total pemilih Jatim, sangat besar," ujar dia.

Survei ini dilakukan dengan sampel sebanyak 819 orang sejak tanggal 3-7 Mei 2017. Ini untuk mengetahui peta peluang para tokoh menjelang pemilukada provinsi Jatim 2018.

Survei menggunakan metode multistage random sampling dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Diskusi dan rilis hasil survei Indikator Politik Indonesia ini juga menghadirkan pembicara Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPW PKB Jatim Thoriqul Haq dan Sekretaris DPW Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad.



(ALB)