Tukang Sayur Ini Simpan Uang di Pintu untuk Pergi Haji

Amaluddin    •    Rabu, 09 Aug 2017 16:29 WIB
haji 2017
Tukang Sayur Ini Simpan Uang di Pintu untuk Pergi Haji
Rudianto calhaj asal Kota Malang. (MTVN/Amal).

Metrotvnews.com, Surabaya: Beragam cara dilakukan seseorang untuk bisa ke Tanah Suci Makkah. Seperti halnya Rudianto bin Wari, calon haji asal Dusun Pelabuhan Ketapang, Desa Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang ini menyisihkan sebagian rezekinya dengan menyisipkan pada pintu kamarnya.

"Pintu kamar saya kan terbuat dari triplek. Jadi saya lobangi sedikit agar bisa dimasuki uang untuk disimpan. Alhamdulillah saya bisa simpan uang Rp3.000 hingga Rp15 ribu per hari," kata Rudianto, di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Rabu, 9 Agustus 2017.

Menurut Rudianto, awal kali menyisihkan uang untuk ditabung merupakan hasil berjualan gorengan. Kemudian dia banting setir berdagang sayuran. "Saya jualan sayuran pertama kali dengan modal Rp50 ribu. Alhamdulillah sedikit demi sedikit, jualan sayurnya berkembang," katanya.

Ia mulai tekun menabung sejak tahun 2007. Selama 10 tahun menabung, ia menabung bisa menunaikan Rukun Islam ke-5. "Sejak jualan sayuran, saya bisa menabung antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari," ujarnya.

Hingga akhirnya terkumpul Rp15 juta pada 2009. Uang itu kemudian ia setor ke bank untuk tabungan haji. "Tahun 2010 akhirnya saya mendapat nomor porsi setelah melunasinya," ujarnya.

Rudianto akan berangkat ke Tanah Suci melalui Kloter 40 tanpa didampingi Sriyani, istrinya. Ia berharap istrinya bisa berangkat haji tahun depan. "Berangkat sendiri, harapannya bisa haji mabrur, untuk saudara-saudara bisa semangat dan termotivasi untuk berangkat haji tahun depan,” kata Rudianto.



(ALB)