Jokowi Minta Warga Tunjukkan Sertifikat Tanah bukan Pengibulan

Daviq Umar Al Faruq    •    Rabu, 28 Mar 2018 19:28 WIB
sertifikat tanah gratis
Jokowi Minta Warga Tunjukkan Sertifikat Tanah bukan Pengibulan
Warga di GOR Ken Arok Malang menunjukkan sertifikat tamah yang dibagikan Presiden Jokowi, Rabu, 28 Maret 2018, Medcom.id - Daviq

Malang: Presiden RI Joko Widodo mengatakan pembagian sertifikat tanah bukan upaya kibul-kibul. Presiden menegaskan pernyataan itu saat membagikan 5.513 sertifikat tanah untuk warga Malang raya, Jawa Timur.

"Coba sertifikatnya diangkat tinggi-tinggi. Tunjukkan biar kelihatan semuanya dan tidak ada pengibulan," kata Jokowi di acara yang berlangsung di di Gedung Olah Raga (GOR) Ken Arok Kota Malang, Rabu 28 Maret 2018, itu.

Warga pun langsung mengangkat sertifikat tanah dengan lembar berwarna biru di tangan masing-masing. Presiden pun bercanda kepada warga untuk menghitung jumlah sertifikat.

"Jangan diturunkan dulu, mau saya hitung," ujarnya yang langsung diikuti oleh riuh tawa masyarakat.

Ngatinim 64, bersuka cita setelah menerima sertifikat. Ia mengaku membuat dan mendapatkan dokumen tersebut secara cuma-cuma.

"Kami tidak dikibuli. Saya tidak diminta bayar sama sekali kok ini," kata warga Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ini.

Beberapa hari lalu, mantan Ketua MPR Amien Rais menyerang Jokowi. Amien mengatakan kebiasaan Presiden membagi-bagikan sertifikat tanah gratis sebagai pengibulan alias pembohongan.

Amien Rais menilai pembagian sertifikat tanah oleh Jokowi belum bisa menuntaskan permasalahan soal kepemilikan lahan. Dia menyebut itu upaya kibul-kibul.

Baca: NasDem: Kita Tahu Siapa Amien Rais

"Ini pengibulan, waspada. Bagi-bagi sertifikat tanah sekian hektare, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu, seolah dibiarkan," ujar Amien dalam sebuah diskusi.


(RRN)