Seorang Petani Sumenep Tewas Dianiaya

Rahmatullah    •    Kamis, 30 Nov 2017 13:24 WIB
kasus pembunuhan
Seorang Petani Sumenep Tewas Dianiaya
Evakuasi mayat Hasan disaksikan kerumunan warga. Foto: Metrotvnews.com / Rahmatullah

Sumenep: Seorang petani di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ditemukan tewas di tegalan Desa Batang-batang Daya, Batang-batang, Kamis 30 November 2017. M Hasan, 62, ditemukan oleh menantunya sendiri, Jamal, dalam kondisi tidak bernyawa.

Menurut Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Hasan diduga menjadi korban penganiyaan sebab di anggota badan korban terdapat luka akibat benda tajam. Suwardi menyebut jasad Hasan mengalami robek di pelipis kanan, dan luka cukup dalam di leher kirinya.

"Dugaannya sebagai korban pembunuhan. Kita masih melakukan penyelidikan siapa pelakunya," terang Suwardi.

Berdasarkan penuturan keluarga, kata Suwardi, korban sudah sejak semalam tidak di rumah. Korban berpamitan kepada keluarga untuk menghadiri arisan yang jaraknya 100 meter dari rumah. Tapi, Hasan tak kunjung pulang ke rumah hingga pagi hari.

Keluarga was-was, sehingga sang menantu berinisiatif melakukan pencarian. Jamal sangat kaget ketika menemukan mertuanya tergeletak di tanah dengan bersimbah darah.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya songkok warna hitam, kaus warna biru dongker, sarung, celana pendek, sepasang sandal jepit, dan selembar uang Rp50 ribu yang terdapat bercak darah.

"Kita akan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif dan pelakunya," tandas Suwardi.

Sementara Kepala Desa Batang-batang Daya, Siti Naisah, korban berprofesi sebagai petani. Dia mengaku tidak menyangka Hasan akan meninggal menggenaskan, karena Hasan dikenal sebagai sosok pendiam. Bahkan dia mengatakan tidak pernah mendengar ada keanehan dalam keseharian Hasan.

"Dia hidup bersama istri, anak dan menantunya," tuturnya.


(SUR)