Polisi Amankan 1.000 Ketapel di Wonokromo

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Selasa, 29 Nov 2016 17:58 WIB
unjuk rasa
Polisi Amankan 1.000 Ketapel di Wonokromo
Polisi menyita ribuan ketapel yang akan dikirim ke Maros, Sulawesi Selatan. Foto-foto: Metrotvnews.com/Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak 1.000 ketapel disita jelang aksi `Super Damai 2 Desember` di Jakarta. Seribu selepetan itu sedianya dikirim ke Maros, Sulawesi Selatan.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, mengatakan, 1.000 ketapel itu ditemukan di rumah pembuatnya di Jagir, Wonokromo, pada 27 November 2016. `Senjata` dipesan Citra Romdhoni, 38, warga Surabaya.

"Pengakuan pemesannya, ketapel sebanyak itu akan dikirim ke kakaknya di Sulawesi," kata Lily di Surabaya, Selasa (29/11/2016).

Dijelaskan Lily, ketapel dibuat Darman. Darman juga menjual tiang bendara, kain bendera, kursi, dan meja. Darman menyanggupi pesanan dari Citra karena partai besar.

"Harganya Rp5.500 per biji. Total Rp5,5 juta," ujar Lily.



Menurut Lily, polisi menyita ketapel lantaran dicurigai akan digunakan pada aksi di Jakarta, 2 Desember. "Secara hukum, kami belum bisa memastikan melanggar atau tidak," katanya.

Polisi telah memanggil Darman dan Citra untuk dimintai keterangan terkait pembuatan dan maksud pengiriman ribuan ketapel itu ke Sulawesi. 

"Kami masih menunggu keterangan dari pemesan. Nanti akan kami mintai keterangan," ujarnya.

Berita ini semula diberi judul '1.000 Ketapel untuk 'Menyerang' Jakarta Disita.

 


(UWA)