Hari ke-8, Pencarian Korban Tertimbun Longsor di Nganjuk masih Nihil

Amaluddin    •    Minggu, 16 Apr 2017 15:51 WIB
longsor
Hari ke-8, Pencarian Korban Tertimbun Longsor di Nganjuk masih Nihil
Petugas mengoperasikan ekskavator di area longsor di Desa Kepel, Nganjuk, Ant - Prasetia Fauzani

Metrotvnews.com, Surabaya: Proses pencarian lima korban tertimbun longsor di Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memasuki hari ke delapan. Namun proses pencarian belum membuahkan hasil.

Komandan Kodim Nganjuk Letkol Arh Sri Rusyono mengatakan tim gabungan terus bekerja keras menemukan korban. Tim juga menerjunkan alat berat ke lokasi.

"Ada empat alat berat diterjunkan,"kata Letkol Rusyono selaku ketua tim tanggap darurat bencana longsor Nganjuk, Minggu 16 April 2017.

Rusyono mengatakan alat berat mencapai lokasi kemarin. Itu dilakukan setelah petugas membuka akses jalan menuju lokasi longsor.

"Hampir seminggu petugas coba membuka akses jalan ke lokasi. Selain jaraknya jauh‎, jalan ke lokasi longsor sangat kecil," ujarnya. 

Selain itu, petugas juga mengalami kesulitan menemukan korban. Tanah di lokasi labil. Sehingga itu berpotensi longsor susulan.

"Material longsor juga terlalu tebal. Bahkan ada yang mencapai ketebalan 20 meter, jadi kondisi medan di sana (lokasi longsor, red) masih labil. Makanya tiap hari kita evaluasi terus," jelasnya.

Longsor terjadi di Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, pada Minggu 9 April 2017. Lima warga tertimbun longsor saat mereka tengah berladang.

Baca: BNPB: Longsor di Nganjuk 5 Orang Hilang

Akibat longsor hari ini, ditetapkan masa tanggap darurat longsor di Nganjuk selama 14 hari mulai 10 April sampai 23 April 2017. 


(RRN)